Suara.com - Faktor genetik memiliki peran cukup besar dalam menentukan seberapa besar peluang pasangan bisa memiliki anak kembar. Jika salah satu pasangan memiliki saudara kembar, maka besar kemungkinan mereka akan memiliki anak kembar di kemudian hari.
Namun, seseorang yang memiliki genetik tersebut belum pasti akan menghasilkan anak kembar.
Karena memiliki pengetahuan yang salah kaprah, seorang istri dituduh suaminya berselingkuh setelah hanya melahirkan satu orang anak.
Hal tersebut terjadi karena sosok suami dan keluarga dari suaminya memiliki gen anak kembar.
Kejadian tersebut diceritakan oleh sosok istri melalui akun Instagram @wanita.cl pada Rabu (27/07/22).
Dalam ceritanya, sosok ibu rumah tangga ini menceritakan bahwa pernikahannya baru berusia 1 tahun. Ia juga baru saja melahirkan satu orang anak.
Wanita berusia 24 tahun ini kemudian menceritakan bahwa suaminya merupakan 4 bersaudara.
Suaminya memiliki satu orang kembaran. Dua orang saudara lainnya juga merupakan anak kembar.
"Suami saya 4 bersaudara, kembar 2 kali. Kakak sauami saya sudah punya anak dan anaknya kembar," terangnya.
Baca Juga: Dituduh Mengemis Bangun Masjid Anaknya, RK Berikan Penjelasan Detail
Ia kemudian menceritakan kejadian ketika dirinya bertemu dengan iparnya. Saat menjenguk, iparnya menyinggung soal anaknya yang tidak kembar.
"Kemarin ipar saya ini pas jenguk anak saya pas lahiran, nyeletuk, 'Kok nggak kembar? Padahal anak aku kembar. Jangan-jangan nih'," terang wanita ini.
Setelah kejadiannya iparnya yang menyinggung soal anaknya yang tidak kembar, suaminya tiba-tiba bertanya apakah dirinya bermain belakang dengan laki-laki lain. Suaminya juga berubah menjadi sinis.
"Padahal saya keluar rumah selalu ditemenin suami. Pas USG suami juga tahu kalau anaknya nggak kembar. Tapi tiba-tiba nyeletuk gitu. Saya nggak pengen nyalahin ipar, tapi semenjak ipar bilang gitu suami sering sinis karena anaknya nggak kembar," lanjutnya.
Wanita ini pun merasa dituduh selingkuh hanya karena tidak melahirkan anak kembar.
"Saya ngerasa sakitnya lahiran. Masih ada kok. Ditambah segala dicurigai. Ngerasa down padalah saya berani sumpah saya nggak selingkuh," ujarnya.
Berita Terkait
-
Dituduh Mengemis Bangun Masjid Anaknya, RK Berikan Penjelasan Detail
-
Video Viral Lelaki Bersama Anaknya Datang ke Pernikahan Mantan Istri, Ketegaran Keduanya Jadi Sorotan
-
Perintah Sadis Kopda Muslimin Pada Pelaku Penembak Istrinya: Tembak di Kepala
-
Dituding Hanya Manfaatkan Harta Anak Sule, Jeffry Reksa Beri Jawaban Ketus
-
Foto Istri Dan Anak Hilang di Media Sosial, Arya Saloka Sisakan Foto Amanda Manopo
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan
-
Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?
-
Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas
-
Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang
-
Kuota Internet Tak Lagi Hangus, Siapa yang Harus Menanggung Beban Biaya dan Kapasitas Jaringan?
-
Senjata Canggih Tak Cukup Jaga Kedaulatan RI! Ada 3 Hal yang Wajib Diperkuat Prabowo