Suara.com - Tersebar di media sosial sebuah video memperlihatkan detik-detik seorang pria yang hendak melancarkan aksi pencopetan. Kejadian ini terjadi di dalam sebuah angkutan umum berupa angkot.
Aksi pria diduga copet tersebut sengaja direkam oleh penumpang lain yang duduk di depan terduga pelaku.
Videonya kemudian diunggah oleh akun Instagram @terang_media pada Kamis (28/07/22).
Dalam video yang diunggah, terlihat seorang pria berkaus cokelat muda sedang duduk di dekat seorang emak-emak berkaus merah.
Sebuah tas punggung diletakkan di atas paha pria tersebut, diduga untuk menutupi aksinya yang hendak mengambil barang di tas milik emak-emak tersebut.
Saat merekam video ini, perekam video berpura-pura sedang berteleponan dengan orang lain.
Perekam video terdengar pura-pura bercakap-cakap dengan orang yang ia telepon.
Pada video ini terekam momen pria diduga pencopet yang sedang merogoh tas milik emak-emak yang berada di sampingnya.
Emak-emak tersebut tampak tidak menyadari bahwa pria didekatnya merogoh tas selempang yang ia pakai.
Baca Juga: Bonge Minta Bedah Rumah dan Lanjut Sekolah, Ridwan Kamil: Oke Deal!
Video ini pun banjir beragam respons dari netizen. Kebanyakan netizen mempertanyakan mengapa perekam video tidak langsung menegur dan menangkap pria diduga copet tersebut.
"Ada buktinya. Langsung teriak dong supaya ketahuan oleh korban dan orang di sekitarnya," ujar warganet.
"Langsung teriak dong harusnya. Terus bilang, 'Saya rekam lho aksinya', gitu," kata warganet.
"Terlalu bodoh kau bang merekamnya. Orang kau lepaskan untuk berbuat jahat dan kau biarkan ibu itu jadi korban pula," terang warganet.
"Pertanyaannya, kenapa nggak langsung ditangkap aja. Tonjok itu muka orangnya. Udah di depan mata juga. Haduh. Bukti udah punya apa yang ditakutin sih," tambah warganet.
Hingga saat ini, video yang merekam aksi pria diduga copet ini telah ditonton lebih dari 2 ribu kali.
Berita Terkait
-
Bonge Minta Bedah Rumah dan Lanjut Sekolah, Ridwan Kamil: Oke Deal!
-
Video Viral Anak Driver Ojol Bertemu Dibelikan Kado oleh Penumpangnya
-
Cerita Viral Pengumuman Menghibur dari Maskapai Jelang Pesawat Mendarat, Tuai Puja-puji dari Netizen
-
Viral Ikon Citayam Fashion Week Bonge Tampil di TV, Neno Warisman Disemprot Netizen: Mempermalukan!
-
Ussy Sulistiawaty Kerja Sampingan Jadi Kenek Angkot, Gayanya Swag Abis
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya