Suara.com - Ketua Umum Persatuan Purnawirawan TNI AD (PPAD) Letnan Jenderal (Purn) Doni Monardo menyampaikan laporan penyelenggaraan Silaturahmi Nasional PPAD 2022 di Sentul International Convention Centre (SICC), Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/8/2022).
Dalam kesempatan itu, Doni meminta langsung kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk bisa menambah tunjangan pensiun bagi para purnawirawan TNI AD.
Awalnya Doni mengungkapkan kalau dirinya harus menyampaikan permintaan dari para senior termasuk para tamtama dan bintara purnawirawan.
"Bapak presiden, mohon maaf kami harus menyampaikan pesan sponsor dari para senior termasuk dari para tamtama dan bintara purnawirawan," kata Doni sebagaimana dikutip melalui YouTube Silaturahmi Nasional PPAD 2022, Jumat.
"Mudah-mudahan pemerintah dan negara memiliki anggaran yang cukup mohon kiranya berkenan untuk menambah tunjangan pensiun bagi para purnawirawan," pesannya.
Penyampaian pesan Doni itu langsung disambut riuh oleh ribuan purnawirawan TNI AD yang hadir pada acara tersebut. Jokowi yang juga hadir pada acara itu tampak merespon positif atas pesan yang disampaikan Doni.
Lebih lanjut, Doni mengatakan kalau PPAD di bawah kepemimpinannya bertekad untuk mencetak purnawirawan entrepreneur.
"Sehingga tidak saja mengingkatkan kesejahteraan mereka tetapi juga keluarga. Masyarakat bermuara kepada kemakmuran bangsa sesuai amanat konstitusi," ucapnya.
Doni menyebut kalau masa pensiun itu hanya menjadi urusan administrasi. Sementara para purnawirawan TNI AD dianggapnya tidak boleh berhenti mengabdi kepada bangsa dan negara.
Baca Juga: Beginilah Momen Kebersamaan Tasyi Athasyia dan Tasya Farasya, Sebelum Dikabarkan Tak Akur
Ketika masih aktif, ruang pengabdian para purnawirawan diutamakan pada bidang pertahanan dan keamanan. Akan tetapi ketika pensiun, maka ruang pengabdian para purnawirawan menjadi lebih luas lagi baik di bidang ekonomi, sosial, budaya, politik dan budaya-budaya lainnya termasuk menciptakan lapangan kerja.
Doni meyakini kalau purnawirawan TNI bisa mendapatkan peran yang tepat apapun keadaannya yang tengah terjadi di negara.
"PPAD ingin menjadi salah satu bagian dari kekuatan moral bangsa. PPAD siap mengambil peran dalam memperkokoh persatuan untuk kemakmuran bangsa sesuai dengan tema silatnas kali ini."
Berita Terkait
-
PPP Tangkap Sinyal Endorse Jokowi untuk Capres-Cawapres: Nama Prabowo Salah Satu, tapi Bukan Satu-Satunya
-
Survei CPCS: 80,6 Persen Responden Puas dengan Kinerja Presiden Jokowi
-
Polisi Stop Penyelidikan Kasus Beras Bansos Dikubur di Depok, Begini Reaksi Hotman Paris
-
JNE Tunjuk Hotman Paris Hutapea Jadi Kuasa Hukum, Kasus Bansos Jokowi Yang Dikubur Disetop, Ini Penjelasan Polisi
-
PPP: Siapapun Capres KIB Pasti akan Dikomunikasikan ke Jokowi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan