Suara.com - Hujan deras mewarnai kepulangan jemaah haji Indonesia di Bandara Internasional Pangeran Muhammad bin Abdulaziz, Madinah, Arab Saudi, Jumat dini hari 5 Agustus 2022 WAS (Waktu Arab Saudi).
Dari pantauan Tim MCH (Media Center Haji) di Bandara, hujan deras bersamaan dengan datangnya bus rombongan jemaah Kloter SOC 30 Embarkasi Solo di Paviliun Haji sekitar pukul 02.00 WAS.
Hujan deras pun menjadi tontonan para jemaah saat beristirahat di Paviliun Haji. Tidak sedikit jemaah yang keluar dari Paviliun untuk mengabadikan momen ini dengan merekam menggunakan smartphone.
Sementara itu, seorang Petugas Haji yang merupakan WNI yang tinggal di Arab Saudi, Holis Tomin, mengungkapkan, ini menjadi hujan pertama di Madinah dalam tiga tahun terakhir. "Sejak tahun 2019 belum pernah hujan deras seperti ini," katanya.
Jemaah haji Indonesia Kloter SOC 30 dijadwalkan terbang pulang pada Jumat pagi ini sekitar pukul 07.10 WAS menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 6230.
Sementara itu, Jumat dini hari ini, sedikitnya ada tiga kloter yang akan dipulangkan. Selain SOC 30, ada pula jemaah haji Kloter BTH 9 (Batam).450 jemaah haji asal Riau ini dijadwalkan terbang pulang pada Jumat pagi sekitar pukul 07.50 WAS menggunakan pesawat Saudi Airlines dengan nomor penerbangan SV 5090.
Disusul rombongan 410 jemaah haji asal Jawa Barat yang tergabung di Kloter JKS 30 dijadwalkan terbang pulang pada Jumat pagi pukul 08.10 WAS menggunakan pesawat Saudi Airlines dengan nomor penerbangan SV 5688.
Berita Terkait
-
Haji Faisal Tak Mau Datang ke Keluarga Thariq Halilintar, Ini Alasannya
-
Gen Halilintar Belum Bertemu Fuji, Haji Faisal: Bukan Kapasitas Saya Temui Orang Tua Pihak Laki-laki
-
Belum Bertemu Gen Halilintar, Haji Faisal: Bukan Kapasitas Saya Untuk Menemui Orangtua yang Laki-Laki
-
Cerita Menggetarkan Para 'Srikandi' Daker Bandara Layani Tamu Allah
-
Keberuntungan Kloter SOC 43: Bisa Menyentuh Ka'bah
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK
-
Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha
-
Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Bakal Ajukan PK ke Mahkamah Agung
-
Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara
-
KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen
-
Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur
-
Kawal Sidang Nikita Mirzani, Rieke Diah Pitaloka Cium Aroma 'Paket Kilat' Putusan Kasasi MA
-
Safari Politik DPR untuk Revisi UU Pemilu Bergulir, Putusan MK dan Ambang Batas Disorot
-
Siap-siap! KPK akan Lelang Barang Mewah Eks Wamenaker Noel, Ada Ducati Hingga Mobil BAIC
-
DPR Usul Motor Listrik Korupsi BGN Dihibahkan ke Guru Honorer: Biar Jadi Gesture Positif