Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan empat partai politik kekinian dokumennya masih dinyatakan belum lengkap usai melakukan pendaftaran sebagai calon peserta Pemilu 2024.
Terbaru Partai Demokrasi Rakyat Indonesia (PDRI) menjadi parpol teranyar yang dokumennya dinyatakan belum lengkap usai lakukan pendaftaran pada Sabtu (6/8/2022) siang tadi.
"Berdasarkan hasil pegecekan dokumen, dokumennya belum lengkap, dan kami beri kesempatan kepada PDRI untuk melengkapi dokumen tersebut," kata Ketua Divisi Bidang Teknis KPU Idham Holik di Kantor KPU, Jakarta, Sabtu (6/8/2022).
Selain PDRI, sebelumnya tiga parpol dinyatakan belum lengkap dokumennya usai mendaftar. Mereka di antaranya Partai Reformasi, Partai Prima, dan Partai Pandai besutan Farhat Abbas.
Menurut Idham, parpol tersebut masih diberikan kesempatan melangkapi dokumennya. Jika tidak, maka tidak bisa melanjutkan ke tahapan selanjutnya yakni verifikasi administrasi.
"Karena berdasarkan peraturan perundang-undangan pendaftaran parpol dapat diterima ketika parpol menyerahkan dokumen secara lengkap. Dalam hal ini dokumennya yang diinput ke dalam aplikasi Sipol," tuturnya.
Adapun tercatat dengan resminya PDRI mendaftarkan diri, total sudah ada 13 parpol yang mendatangi KPU untuk mendaftar sebagai calon peserta Pemilu 2024.
Mereka yakni PDIP, PKP, PKS, Partai Reformasi, NasDem, PBB, Partai Pandai, PKN, Partai Garuda, Partai Demokrat dan terbaru Partai Demokrasi Rakyat Indonesia atau PDRI.
Baca Juga: 98 Anggota KPU di Daerah Dicatut Namanya Jadi Anggota Partai, Bawaslu Wanti-Wanti Parpol
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji
-
Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji
-
KPK Periksa Petinggi PWNU Jakarta, Dalami Peran Biro Travel di Kasus Korupsi Haji
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Kunjungan Eggi Sudjana ke Solo 'Bentuk Penyerahan Diri'
-
PDIP Kritik Pemotongan Anggaran Transfer, Desak Alokasi yang Adil untuk Daerah
-
PDIP Ingatkan Mandat Reformasi, Minta TNI Jauhi Politik Praktis dan Perkuat Industri Pertahanan
-
Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: PDIP Berdiri Paling Depan Jaga Hak Rakyat!
-
Cegah Bencana Ekologis, Rakernas I PDIP Desak Penegakan Hukum Lingkungan dan Penguatan Mitigasi
-
Prabowo Beri Mandat ke Dirut Baru Pertamina: Pecat Siapa Saja yang Tidak Bagus!
-
Bantah Dibekingi Orang Besar, Abdul Gafur Tantang Pembuktian Aliran Dana ke Kubu RRT