Suara.com - Beredar di media sosial video pengakuan seorang siswa Sekolah Dasar (SD) yang mengaku mendapat bullying ataupun perundungan dari kakak kelasnya.
Bukan hanya mendapatkan perundungan dari kakak kelas, bocah laki-laki ini juga mengaku mendapatkan perlakuan diskriminatif dari oknum gurunya.
Video pengakuan tersebut dapat dilihat melalui unggahan akun Instagram @lambeturahkawanua pada Minggu (07/08/22).
Awalnya video tersebut diunggah oleh ibu dari anak yang menjadi korban bullying melalui media sosial Facebook.
Dalam video tersebut, sang anak yang bernama Joshua menceritakan kejadian perundungan dan perlakuan diskriminatif dari kakak kelas hingga oknum gurunya.
Bocah laki-laki tersebut mengaku mengalami pemukulan di bagian punggungnya.
Ia bercerita kepada ibunya sambil menangis tersedu-sedu.
Setelah mendengarkan pengakuan dari anaknya, sang ibu meminta anaknya untuk mendoakan pelaku bullying agar segera sadar.
"Angkat tangan kamu satu, berdoa. Tuhan bikin hati Joshua mengampuni mereka. Joshua berdoa untuk para guru agar mereka sadar. Berdoa sungguh-sungguh," perintah sang ibu.
Baca Juga: CEK FAKTA: Kabar Istri Tusuk Suami Usai Lihat Fotonya dengan Wanita Lain, Benarkah?
Anaknya pun menurut dan langsung mendoakan pelaku agar lekas sadar atas perbuatannya.
"Tuhan memberkati tuhan. Tolong tuhan. Berkati mereka, kalau mereka ada dosa ampuni," ucap Joshua.
Video ini pun banjir beragam komentar dari warganet.
Warganet beramai-ramai memberikan semangat bocah laki-laki yang diduga merupakan korban bullying ini.
Warganet juga serentak menuliskan tagar stop bullying.
"Semangat, Adik #stopbullying," kata warganet.
Tag
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Kabar Istri Tusuk Suami Usai Lihat Fotonya dengan Wanita Lain, Benarkah?
-
Wanita Paruh Baya Tolong Bule yang Mengaku Alami Cedera Kaki dan Tak Punya Uang, Endingnya Bikin Terharu
-
Dompet Tertinggal di Dashboard Sepeda Motor, Berujung Dimaling, Warganet: Kenapa Taruh Dompet Sembarangan?
-
Bandingkan Hamil di Luar Nikah Lebih Baik daripada Tak Kunjung Punya Anak Setelah Menikah, Wanita Ini Tuai Kontroversi
-
Viral Video Emak-Emak Terlibat Cekcok dengan Petugas KRL Gegara Ditanya Mau Turun di Mana, Publik: Emaknya Siapa Tuh?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT