Suara.com - Reskrim Polsek Cengkareng meringkus 28 pelajar yang membawa senjata tajam. Mereka diduga hendak melakukan tawuran di Kolong Jembatan Apartemen Puri Mansion, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (10/8/2022).
Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Ali Barokah mengatakan kalau penangkapan ini bermula dari laporan seorang satpam yang melihat gerombolan pelajar tersebut sedang nongkrong di kolong jembatan.
Mendapat laporan tersebut, Ali mengatakan, pihaknya langsung bergerak dan meringkus para pelajar tersebut.
Saat digeledah, petugas mendapati sebanyak 12 senjata tajam jenis celurit dari para pelajar yang masih mengenakan seragam sekolah.
"28 pelajar kita amankan dengan barang bukti 12 sajam (senjata tajam) jenis celurit dan 10 sepeda motor," kata Ali saat dikonfirmasi, Rabu (10/8/2022).
Ali memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Sebab puluhan pelajar tersebut belum melakukan aksi tawurannya.
"Mereka sedang kumpul-kumpul, kemudian kita periksa," ungkapnya.
Saat ini, Ali menyebut, pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan melakukan pengembangan kepada para pelajar tersebut.
"Saat ini masih dalam pemeriksaan."
Baca Juga: DPRD Minta Pemprov Segera Tuntaskan Pembebasan Lahan Jalan Tol Jambi-Rengat
Berita Terkait
-
Waduh! Dua Pelajar di Palembang Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras, Dipicu Dendam
-
Sajam Rakitan Hingga Korek Api Ditemukan Petugas Saat Razia Lapas Kelas II B Purwakarta
-
Ngaku Ingin COD, Tiga Bocah SMP Asal Citayam Tantang Tawuran Kelompok Lain di GDC
-
Kedapatan Bawa Sajam, Tiga Remaja di Depok Diamankan Polisi
-
Ngeri! Geng Motor Bersajam Konvoi dan Merampok di Binjai, 2 Pelaku Ditangkap
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT