Suara.com - Aksi demonstrasi yang digelar sejumlah elemen buruh di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (10/8/2022) dikejutkan dengan kemunculan patung tikus berdasi. Penampakan patung itu berada di tengah-tengah kerumunan massa buruh.
Pantauan Suara.com, patung dengan tinggi sekira 1,5 meter itu lengkap dengan kemeja dan dasi serta jas berwarna hitam. Patung tikus raksasa itu terlihat sedang menenteng sebuah koper dengan lambang uang dolar.
Patung itu merupakan sindirian terhadap anggota dewan yang dianggap korup oleh aksi massa.
“Cabut Omnibuslaw. Korup,” kata salah seorang masa aksi di depan DPR, Rabu.
Pantauan Suara.com di lokasi, massa aksi buruh dari berbagai elemen ini terus bertambah.
Diperkirakan, ribuan masa kini memadati jalan Jenderal Gatot Subroto.
Sementara, para orator silih berganti menyampaikan aspirasi mereka.
Berita Terkait
-
Di Hadapan Massa Demo Buruh di Depan DPR, Senator Aceh: Tolak Omnibus Law!
-
Tolak Anggota DPD RI Naik Mobil Komando, Orator Demo Buruh: Kita Tidak Butuh Lobi-lobi!
-
Demo Buruh di Depan Gedung DPR, Tutup Paksa Jalur Transjakarta
-
Jalan Gatot Subroto Lumpuh Total Gegara Jalur Transjakarta Ditutup Paksa Buruh: Teman Kami Sudah Ada yang Pingsan!
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan