Suara.com - Perwakilan anggota DPD RI dari wilayah Lampung, Aceh dan Kalimantan menemui massa buruh yang tengah menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Rabu (10/8/2022). Namun, mereka sempat ditolak massa buruh ketika hendak menaiki mobil komando.
Dari pantauan Suara.com, ada tiga anggota DPD RI yang menemui massa buruh tersebut. Salah satu diantaranya yakni Ketua Komite I DPD RI yang juga Senator asal Aceh Fachrul Razi.
Sang orator pada aksi tersebut langsung meminta agar wakil rakyat itu tidak harus menaiki mobil komando.
"Tidak perlu naik, pak, kalau cuma buat diskusi. Kita tidak butuh lobi-lobi. Kami cuma butuh Omnibuslaw dicabut,” kata orator dari atas mobil komando.
Aksi masa mengaku sudah lelah dengan janji-janji anggota dewan. Sebabnya, mereka menilai janji-janji yang sudah disampaikan oleh anggota dewan tidak pernah ditepati.
"Jangan kemari cuma buat pencitraan jelang 2024. Cabut UU Omnibuslaw dan keluarkan Perpu baru kita percaya pemerintah," sambung orator.
"Nyawa saya sudah wakafkan untuk kaum buruh."
Meski sempat ditolak, para anggota DPD RI itu berhasil menaiki mobil komando dan memberikan tanggapan atas tuntutan para buruh yang berdemonstrasi.
Baca Juga: Harga Mie Instan Terancam Naik 3 Kali Lipat, Sandiaga Uno: Anak Kost Siap-siap!
Berita Terkait
-
Demo Buruh di Depan Gedung DPR, Tutup Paksa Jalur Transjakarta
-
Demo Buruh di DPR, Ratusan Personel Disiagakan di Kolong Flyover Slipi
-
Jalan Gatot Subroto Lumpuh Total Gegara Jalur Transjakarta Ditutup Paksa Buruh: Teman Kami Sudah Ada yang Pingsan!
-
Hindari Jalan Menuju Kantor Wali Kota Medan - DPRD Sumut, Arus Lalin Macet Demo Buruh Tuntut UU Ciptaker DIcabut
-
Buruh Gelar Aksi di Depan Gedung DPR, Berbaris Sambil Nyanyikan Lagu Pergerakan
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim
-
Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional