d. Kerja sama partai Gerindra dan PKB dilatarbelakangi keinginan untuk menyatukan dua kekuatan besar Indonesia yakni nasionalis dan religius untuk menghindari polarisasi masyarakat pada Pemilu 2024 dan dapat mewujudkan koalisi dengan partai politik lain atas sepersetujuan kedua belah pihak.
e. Calon presiden dan calon wakil presiden yang akan diusung oleh kerja sama partai politik partai Gerindra dan PKB akan ditentukan secara bersama-sama oleh ketua dewan pembina/ketua umum partai Gerindra H Prabowo subianto dan Ketum PKB H Abdul Muhaimin Iskandar.
f. Kesepakatan kerja sama partai Gerindra dan PKB ditindaklanjuti dengan kerja politik bersama untuk memenangkan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang disepakati.
3. Direstui Presiden Jokowi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan dirinya memberikan restu terkait Prabowo Subianto yang kembali maju sebagai capres pada Pilpres 2024 mendatang.
"Istilahnya, saya kira, karena menyampaikan kepada saya, masa saya bilang jangan. Ndak, kan nggak begitu. Ya, silakan," kata Jokowi.
Jokowi mengatakan sistem demokrasi memang seperti itu. Tidak mungkin dirinya sebagai Presiden, mengatakan tidak ketika ada menteri yang ingin maju dalam pilpres.
"Silakan bahwa itu ditafsirkan sebagai restu. Ya silakan saja," ungkap Jokowi.
4. Disindir Banyak Pihak
Baca Juga: Nyalon lagi, Prabowo Subianto Diledek Warganet
Banyak pihak yang menyindir kekalahan Prabowo sebagai Presiden. Ia diketahui mengalami dua kali kekalahan, yakni menjadi capres di Pemilu tahun 2014 dan dan cawapres bersama Megawati Soekarnoputi di pemilihan 2019.
"Ada yang bertanya ya mungkin nyindir-nyindir, sudah sekian kali kalah kok mau maju lagi," ungkap Prabowo dalam Rapimnas Partai Gerindra, Jumat (12/8/2022).
Menurutnya, mereka yang melontarkan sindiran tersebut tidak mengetahui arti dari perjuangan. Prabowo menyebutkan bahwa bagi pejuang tidak ada istilah kalah.
"Waktu Bung Karno dipenjara oleh Belanda, apakah dia menghentikan perjuangannya. Bagi seorang pejuang, jatuh itu biasa," imbuhnya.
5. Sudah Lama Ingin Berkoalisi dengan PKB
Prabowo Subianto mengaku ingin berkoalisi dengan PKB sejak dulu. Pernyataan itu juga disampaikannya saat berpidato pada acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas). di depan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.
"Gus, kita dari dulu pengen (koalisi) sama antum. Dari dulu kami ingin sama antum," kata Prabowo.
Meski baru bisa berkoalisi untuk Pilpres 2024, Prabowo menganggapnya bukan menjadi sesuatu yang terlambat. Walau dulu sempat berjauhan lantaran beda koalisi pada Pilpres 2019, namun Prabowo tetap menganggap PKB di hati.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Nyalon lagi, Prabowo Subianto Diledek Warganet
-
7 Transformasi Jan Ethes, Cucu Presiden Jokowi yang Kini Sudah Masuk Sekolah Dasar
-
Ketakutan Krisis Jokowi hingga Singgung Subsidi BBM Bebani APBN, Apakah Angka Rp 502 Triliun Kuat Kita Pertahankan?
-
Di Depan Cak Imin dan Kader PKB, Prabowo: Dari Dulu Kami Ingin Koalisi Sama Antum
-
Beri Hormat ke PKB, Prabowo: Kalian yang Pertama Mengajak Kerja Sama dengan Gerindra
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Tepis Tuduhan Langgar HAM, Polda Metro Minta Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo
-
Ketua BPK Serahkan Hasil Pemeriksaan LKPP 2025 ke DPR, Bapanas Jadi Satu-satunya Raih WDP
-
DPR Sahkan 7 Anggota Komisi Informasi Pusat Periode 2026-2030
-
Reaksi Roy Suryo Saat Bidkum Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban Permohonan
-
Puan Maharani Pimpin Rapat Paripurna DPR RI ke-22 Hari Ini: 293 Anggota Hadir, Ini Agendanya
-
Terseret Kasus Haji Kemenag, Eks Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan Penyidik KPK
-
Hakim Ungkap Putusan Kasus Nadiem Makarim Mencapai 1.146 Halaman
-
IPAL Dibangun, Bau Kali Krukut di Taman Bendera Pusaka Mulai Ditangani
-
Bulog Buka Gudang Bagi Mahasiswa UGM, Mahasiswa Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah
-
Lawan Penangkapan 'Sewenang-wenang', Roy Suryo Hadapi Jawaban Polda Metro di Sidang Praperadilan