Suara.com - Fotografer difabel asal Banyuwangi yang menginspirasi, Achmad Dzulkarnain alias Bang Dzoel meninggal dunia. Kabar meninggalnya Bang Dzoel ini diungkap oleh Zulfan Tri Adji, salah satu fotografer Banyuwangi yang juga menjadi sahabat Bang Dzoel. Profil Bang Dzoel menjadi sorotan publik.
Dalam perjalanan kariernya menjadi seorang fotografer difabel, Bang Dzoel bahkan pernah disorot oleh media internasional Al Jazeera untuk menceritakan kisah hidupnya. Meskipun ia mengalami keterbatasan fisik, kemampuan Bang Dzoel dalam dunia fotografi tak kalah dengan fotografer handal lainnya.
Media Aljazeera mengunggah video yang berdurasi 4,10 menit melalui akun Twitternya, @AJEnglish, pada Jumat (29/9/2017). Dalam Video tersebut bercerita tentang kehidupan Bang Dzoel. Meskipun tidak memiliki tangan dan juga kaki, tetapi pria ini berhasil menjadi fotografer handal dan inspiratif.
Publik yang melihat video itu pun ikut terharu sekaligus kagum dengan kemampuan yang dimiliki oleh pria berusia 29 tahun itu. Seperti yang diceritakan dalam video, Bang Dzoe harus menempelkan badan kamera ke arah wajah karena tak memiliki jari-jari.
Untuk daoat menekan tombol on dan off ia harus menggunakan bibir, sedangkan bagian bawah tangannya yang kecil akan menekan tombol shutter. Tak hanya pandai memainkan kamera, mahasiswa jurusan Hukum di salah satu universitas di Banyuwangi ini juga piawai dalam bermain piano.
Selain menjadi fotografer tanpa kaki dan tangan ia juga pernah mendaki di puncak gunung hingga menyelam di laut untuk memotret. Sosok Bang Dzoel dikenal sebagai seorang yang suka sekali menghadapi tantangan saat sedang mengabadikan sebuah momen.
Profil Bang Dzoel
Pria bernama lengkap Achmad Dzulkarnain ini berprofesi webagai seorang fotografer yang tinggal di Desa Benelan Lor, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur. Sebelum menjadi fotografer, pria lulusan Universitas 17 Agustus 1945 atau UNTAG Banyuwangi fakultas hukum tersebut memulai kriernya dari nol.
Bang Dzoel awalnya sebagai penjaga warung internet (warnet). Seliain itu, ia juga pernah menjadi petugas foto untuk KTP. Kemudian Bang Dzoel akhirnya bekerja di kantor advokat. Dari hasil kerja kerasnya itu, Bang Dzoel lalu membeli sebuah kamera dengan cara mengangsurnya.
Baca Juga: Hilang Tiga Hari saat Pergi Berkebun, Seorang Kakek Ditemukan Meninggal di Pinggir Laut
Dari ketekunannya itulah, Bang Dzoel mulai belajar fotografi secara otodidak. Hingga, saat ini karya-karyanya dikenal oleg banyak orang sampai mendunia. Sampai pada akhirnya, Bang Dzoel mempersunting wanita pujaannya yang bernama Nur Habibah.
Perjalanan Karier Bang Dzoel
Bang Dzoel sangat terkenal sebagai sosok yang inspiratif di Banyuwangi meski memiliki keterbatasan fisik. Karya Bang Dzoel yang membuat namanya terkenal yaitu saat ia memotret Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dan Wakil Bupati Sugirah mengenakan pakaian dinas resmi dalam upacara besar (PDUB), yang ia potret di hari pelantikan, pada 26 Februari 2021.
Foto tersebut kemudian dipajang di kantor Pemkab Banyuwangi serta seluruh kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di daerah Banyuwangi.
Demikian tadi ulasan mengenai Profil Bang Dzoel yang dikabarkan meninggal pada Selasa (24/08/2022) kemarin. Kabat meninggalnya Bang Dzoel ini menjadi duka yang mendalam khususnya bagi dunia fotografer Indonesia.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
Hilang Tiga Hari saat Pergi Berkebun, Seorang Kakek Ditemukan Meninggal di Pinggir Laut
-
Kronologi Meninggalnya Bang Dzoel Fotografer Difabel Banyuwangi, Sahabat Punya Firasat Dari Foto Saat di Turki
-
Profil Najib Razak, Eks Perdana Menteri Malaysia Dipenjara 12 Tahun Gegara Korupsi
-
Sri Sultan HB X Akan Turun Tangani Aksi Kekerasan di Asrama Mahasiswa yang Akibatkan Korban Meninggal Dunia
-
Bang Dzoel Fotografer Difabel Kondang Banyuwangi Tutup Usia
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
336 Ribu Berebut 5.500 Kuota HUT RI di Istana, Warga yang Belum Pernah Hadir Diprioritaskan
-
Utamakan Hak Pendidikan Anak, Farhan Nekat Ambil Keputusan Berat Soal Pembangunan SDN 026
-
Pelajar Tertabrak Commuter Line, Perjalanan KA Lintas Rangkasbitung Sempat Terganggu
-
Bedah Makna Video Musik 'Masih Ada Cahaya': Saat Kegelapan Bertemu Harapan
-
BTS World Tour ARIRANG ke Jakarta, Visa Siapkan Akses Eksklusif untuk ARMY
-
Bukan Barang Mewah, Prilly Latuconsina Hadiahkan 270 Pohon Kopi untuk Omara Esteghlal
-
Gubernur Choco: Gempa Bumi M 7,4 Kolombia Sebabkan Kerusakan Signifikan
-
Ibu Asli Bali, Lahir di Malang, Pemain Ini Lebih Pilih Bela Timnas Belanda
-
Eks Dirut BJB Kirim Surat Sakit, KPK Janji Jadwal Ulang Upaya Paksa Penahanan
-
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia Hingga Ekuador dan Panama