Suara.com - Helikopter yang membawa rombongan Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw mendarat darurat di Alun-alun Aimas Kabupaten Sorong, pada Minggu (28/8/2022) sore. Penyebabnya karena cuaca buruk.
Seperti diberitakan Antara, Helikopter SNX Air Bis H 130 yang ditumpangi Gubernur Waterpauw dan rombongan berangkat dari Bandara Torea Kabupaten Fakfak sekitar pukul 12.30 WIT dengan tujuan Bandara Dominic Eduard Osok Kota Sorong.
"Namun, karena cuaca buruk sehingga mendarat darurat di alun-alun Aimas, ibukota kabupaten Sorong," kata Staf Ahli Gubernur Viky Abaidata di Sorong, Senin (29/8/2022).
Viky menuturkan, rombongan Gubernur di antaranya Asisten II Sekda Papua Barat, Kabag Protokoer, dan ajudan Gubernur dengan Helikopter yang dikemudikan oleh Kapten Pilot Hendra dan Enginer Nindo.
“Awalnya kami sudah ke Bandara Domine Eduard Osok Kota Sorong untuk menjemput rombongan saat itu hujan memang deras, namun kami mendapat info pendaratan berubah karena cuaca buruk dan kami yang menjemput, baik Bupati, Wali Kota langsung bergegas menuju Alun-alun Aimas Kabupaten Sorong, "ujarnya.
Setelah mendarat, Gubernur Waterpauw beserta rombongan beristirahat.
Setelah itu Waterpauw melakukan kunjungan kerja di wilayah Sorong.
Berita Terkait
-
Dilanda Cuaca Buruk, Helikopter Rombongan Gubernur Papua Barat Mendarat Darurat Di Alun-alun
-
Selama Masa Transisi Hingga 2024, Penjabat Gubernur Papua Barat Siap Berkantor di Kabupaten/Kota
-
Reza Rahadian dan Luna Maya Kepergok Tidur di Hotel dalam Film Mendarat Darurat
-
Tanggal Tayang dan Sinopsis Film Mendarat Darurat, Reza Rahadian dan Luna Maya Sebagai Pemeran Utamanya
-
10 Pemain Mendarat Darurat, Giliran Reza Rahadian Selingkuh dengan Luna Maya
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis