Suara.com - Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh prediksi bisa ada tiga hingga empat pasang Capres-Cawapres 2024.
Hal ini dinyatakan sendiri oleh Surya Paloh dalam wawancaranya di kanal YouTube Detik.
"Realitas probalilitasnya ada dua kemungkinan, yang satu tiga pasangan itu kemungkinan pertama, yang kedua empat pasangan itu kemungkinan kedua, ada probability itu antara tiga dan empat," kata Surya Paloh.
"Saya enggak melihat probability hanya ada dua pasangan," tambahnya.
Lebih lanjut, menurut Surya palog kemungkinan PDIP mampu maju sendiri dengan calon presiden dan wakil presiden dari partai mereka sendiri.
"Dia enggak tergantung dengan partai manapun, PDIP akan maju udah satu pasangan," ungkap Surya Paloh.
Selain PDIP yang kemungkinan mengusung Capres-Cawapres dari partai mereka sendiri, Surya Paloh kemudian menyebutkan Prabowo Subianto melalui Gerindra juga akan mengajukan pasangan calon bersama dengan PKB.
Di luar kedua partai tersebut, Surya Paloh menyebutkan ada kemungkinan satu hingga dua pasangan lain.
"Terus apakah Mas Ganjar enggak maju, apakah Mas Anies enggak maju? di antara dua ini bisa dua-dua maju bisa dua menjadi satu," kata Surya Paloh.
Terkait adanya kemungkinan Ganjar Pranowo maju Capres tanpa PDIP, Surya Paloh sebut bahwa dia belum tahu namun majunya Anies tanpa Gerindra lebih mungkin.
"Saya belum tahu, apakah itu kemungkinan ada atau tidak, tapi Mas Anies saya pikir maju," ujarnya.
Dia juga menambahkan bahwa ada Anies kemungkinan maju di luar PDIP dan Gerindra.
"Jadi at least tiga pasangan, maksimal empat pasangan," tambahnya lagi.
Berita Terkait
-
NasDem Aceh Desak Surya Paloh untuk Segera Deklarasikan Anies Sebagai Capres 2024
-
Viral Wanita Komplain Harga Baju di Sarinah Jutaan Rupiah, Bandingkan dengan Jogja
-
Aksi Istri Gerebek Kamar Hotel Malah Kena Prank, Kepala Suami Diunyeng-unyeng
-
Berjam-jam Menunggu Penerima Paket, Ini yang Didapatkan oleh Sang Ojol!
-
Pemberhentian Sudah Diumumkan DPRD DKI, Anies: Saya Akan Bekerja seperti Biasa Sampai 16 Oktober
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Cerita Menegangkan Jurnalis Venezuela Terjebak di Lift saat Gempa Bumi, Tambah Kaget Lihat Medsos
-
Laporan Awal, 32 Orang Tewas karena Gempa Bumi Venezuela
-
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah Rp4,9 Miliar
-
Geger Suap BEM FH UBK, Tiyo Singgung Pernyataan Prabowo: Mungkin Beliau Tidak Hanya Tahu
-
Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya
-
Donald Trump Kirim Bantuan ke Venezuela usai Sergap Nicolas Maduro: Amerika Bersama Teman Baru
-
Lawan Dakwaan Jaksa, Richard Lee Siapkan Eksepsi 24 Halaman Bongkar Kasus Kosmetik
-
No Ribet, SPayLater SatSet Hadir di Jakarta Fair Kemayoran 2026 untuk Layani Kenyamanan Pengunjung
-
Status JC Ditolak, DPR Minta LPSK Tak Beri Perlindungan Sony Sanjaya
-
Pramono Anung ke Jajaran: Tertibkan Parkir Liar Harus Tegas, Tapi Jangan Berlebihan!