Suara.com - Seorang penjaga Ratu Elizabeth II tiba-tiba ambruk dan jatuh tertelungkup saat bertugas. Peristiwa ini terjadi saat melindungi peti mati Ratu Elizabeth podium di Westminster Hall.
Menyadur dari Mirror, penjaga kerajaan itu pingsan dan jatuh dari podium, tempat dia melindungi peti mati Ratu. Polisi pun bergegas membantunya setelah dia jatuh ke tanah.
Diketahui antrian besar pelayat telah berkelok-kelok di jalanan London untuk melihat Ratu berbaring di Westminster Hall menjelang pemakaman Senin depan.
Tentara berbaris dengan peti mati Ratu Elizabeth yang dibawa dari Istana Buckingham pada hari Rabu. Situasi itu rupanya terlalu menegangkan bagi salah satu penjaga di Westminster Hall.
Terbukti, ia mendadak jatuh pingsan. Ada napas terengah-engah dari pelayat saat penjaga itu jatuh ke tanah dan tertangkap dalam sebuah video.
Momen itu terjadi ketika satu set penjaga mulai bertukar tugas. Mendadak, satu penjaga tampak gemetar sebelum beberapa detik kemudian jatuh.
Dua petugas polisi terlihat berlomba untuk menolong penjaga tersebut sebelum akhirnya video itu dipotong dan diganti ke gambar Gedung Parlemen.
Pemirsa yang terkejut saat menyaksikan video itu langsung menuliskan pendapat mereka di media sosial. Mereka menilai penjaga ratu itu sudah sangat kelelahan.
"Dia pasti sangat kewalahan dengan apa yang terjadi," komentar warganet.
Baca Juga: Gedung Ambruk di Yordania, 9 Orang Tewas
"Berkatilah dia. Kebetulan mendengarkan; melihat dia agak goyah dan takut dia pingsan. Semoga dia baik-baik saja," doa warganet.
"Kasihan, saya harap dia baik-baik saja. Sangat mengerikan untuk dilihat," ungkap warganet.
"Ini adalah tanggung jawab yang sangat besar selama momen bersejarah seperti itu. Saya harap dia baik-baik saja," tambah yang lain.
Sebelumnya pada hari itu, Lady Gabriella Windsor tampak pingsan ketika peti mati Ratu tiba di Westminster Hall, lapor majalah Hello.
Suaminya, Thomas Kingston, terlihat membantu ketika peti mati dibawa, sementara ibunya, Putri Michael dari Kent, tampak prihatin.
Gabriella tidak terlihat lagi setelah kejadian itu. Sementara kedua orang tuanya tinggal selama sisa layanan. Ia diketahui dekat dengan Ratu yang menghadiri pernikahannya pada 2019.
Dan Royal Archer juga ikut ambruk saat peti mati Ratu dibawa dari Katedral St Giles di Edinburgh, sebelum diterbangkan ke London Selasa lalu.
Dia dan Royal Archer lainnya telah berdiri di luar Katedral menunggu untuk berbaris di samping peti mati Ratu, ketika dia mulai bergoyang dan kemudian jatuh ke tanah.
Para pejabat memperkirakan sekitar 750.000 orang akan pergi untuk melihat peti mati dengan garis yang membentang beberapa mil di sepanjang tepi selatan Sungai Thames, melewati landmark seperti Tower Bridge dan replika Teater Globe Shakespeare, melintasi Jembatan Lambeth saat mendekati Westminster Hall.
Berita Terkait
-
Gedung Ambruk di Yordania, 9 Orang Tewas
-
Luar Biasa, Hampir 5 Juta Orang Ikuti Penerbangan Pesawat yang Angkut Jenazah Ratu Elizabeth II
-
Mahfud MD: Ketidakmampuan Negara Menyediakan Lapangan Kerja Membuat Kedaulatan Indonesia Terhina
-
Terungkap Ratu Elizabeth II Adalah Seorang Gamer, Ini Mainan Favoritnya
-
The Best 5 Oto: Jaguar Land Rover Siapkan Kereta Merta Pasangan Abadi, GIIAS 2022 Surabaya Dibuka, Target Xpander Cross
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo