Suara.com - Putra dari Perdana Menteri Fiji diduga terlibat dalam serangkaian kasus kekerasan domestik di Australia.
Ratu Meli Bainimarama (36), yang merupakan putra PM Fiji Frank Bainimarama, dituduh melakukan penguntitan, penyerangan, dan pencekikan. Ia juga dituduh merusak properti dan menyebarkan gambar intim tanpa persetujuan.
Berdasarkan laporan BBC, Ratu Meli belum mengajukan pembelaan, tetapi ia akan "mengandalkan karakter baik" dalam pembelaannya, kata pengacaranya.
Pelanggaran itu diduga terjadi di Sydney antara bulan Februari dan Mei, tetapi ia baru ditangkap pekan lalu setelah laporan polisi dibuat awal bulan ini.
Permohonan “suppression order” yang diajukan pengacaranya dikabulkan untuk mencegah informasi mengenai kasus ini dibuka ke publik.
Menurut sanga pengacara, ada risiko bahwa informasi tertentu akan tersebar ke publik dan mempengaruhi objektivitas juri.
Akan tetapi, seorang hakim kemudian mencabut perintah “suppression order” tersebut pada Jumat (16/9) pagi dan beralasan bahwa kasus ini bukanlah kasus luar biasa yang memerlukan kerahasiaan.
Ratu Meli telah diberikan jaminan bersyarat dan kasusnya akan kembali dibawa ke pengadilan pada 13 Oktober.
Ia merupakan putra satu-satunya Frank Bainimarama, yang berkuasa sejak 2007 setelah memimpin kudeta militer setahun sebelumnya.
Kasus ini datang pada saat yang rumit bagi Frank karena sang politisi akan menghadapi mantan PM lainnya, Sitivena Rabuka, dalam pemilihan di akhir tahun ini.
Berita Terkait
-
Polresta Jogja Catat Sudah Ada 20 Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak sejak Awal Tahun 2022
-
Pengacara Roro Fitria Beberkan Kliennya Alami KDRT, Andre Irawan: Saya Tidak Pernah KDRT
-
Pengakuan Roro Fitria Gugat Cerai karena Alami KDRT
-
Pingsan Dua Kali! Telanjang Bulat, Kemaluan Suami Dibejek-bejek Mantan Kades
-
Terpopuler: Eko Kuntadhi Minta Maaf ke Ning Imaz, Remaja Bekasi yang Tewas di Depok Ternyata Bukan karena Aksi Begal
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Harga HP Makin Mahal, Digiplus Ubah Strategi: Geser dari Mal ke Street Level Kejar Kota Tier 2 dan 3
-
Konvoi Mitsubishi Xforce Jelajahi Jalur Sejarah Solo - Ambarawa Rayakan Kemerdekaan
-
4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 29 Agustus 2026: Ada Pisces hingga Libra
-
6 Trik Masak Nasi di Rice Cooker Supaya Cepat Matang dan Anti Lembek
-
Satu Ukuran untuk Semua: Mengapa Sistem Desil Tunggal Ancam Masa Depan?
-
Prabowo Jadi Tamu Utama Forum Ekonomi Rusia, Putin Siapkan Pertemuan Bilateral
-
Diakui di Kancah Internasional, Pegadaian Raih Penghargaan Best Sukuk - SME di Kuala Lumpur
-
Lebih dari Modal Usaha, PNM Bantu Mimpi Anak Nasabah Lewat Bantuan Pendidikan
-
IM3 Tak Lagi Jual Koneksi Saja, Airena Kreatif Bawa AI dan Adobe ke Bisnis Kreator hingga UMKM
-
Dor! Akhir Pelarian Begal Sadis Lampung Utara yang Tembak Perut Pelajar