Suara.com - Pemakaman Ratu Elizabeth II digelar hari ini, Senin (19/9/22). Prosesi pemakaman ratu di Westminster Abbey disaksikan oleh warga Inggris dan disiarkan secara langsung oleh Royal Family Channel.
Setelah selama empat hari disemayamkan, jenazah mendiang Ratu Elizabeth II akan memulai perjalanan terakhirnya. Istana Buckingham mengatakan mendiang Ratu telah menambahkan beberapa rincian dalam acara pemakamannya.
Ratu Elizabeth II dimakamkan bersama mendiang suaminya, Pangeran Philip, di kapel Raja George VI yang berlokasi di dalam Kapel St George.
Rangkaian acara pemakaman kenegaraan akan diawali dengan ibadah di Westminster Abbey yang dihadiri ribuan orang. Acara kemudian berakhir dengan ibadah di Kastil Windsor yang dihadiri lingkaran dalam Keluarga Kerajaan Inggris.
Prosesi pemakaman Ratu Elizabeth II bisa disaksikan lewat link berikut.
Jenazah Ratu Elizabeth dibawa ke lokasi pemakamannya dari Westminster Abbey dengan State Gun Carriage of the Royal Navy ke Kastil Windsor tepatnya Kapel St George.
Westminster Abbey merupakan gereja dengan arsitektur khas Inggris dan juga merupakan tempat penobatan raja dan ratu Inggris serta pemakaman mereka. Di dalam Westminster Abbey inilah, para mantan raja dan ratu Inggris dimakamkan.
Sebelum dimakamkan, jenazah Ratu Elizabeth sempat disemayamkan selama 4 hari di Westminster Hall, London, Inggris. Persemayaman ini memang menjadi salah satu tradisi di Inggris untuk mengenang dan mempersilakan orang-orang untuk datang melayat serta mendoakan ratu. Hingga kemarin, ribuan orang masih memenuhi area Westminster Hall demi memberikan penghormatan terakhir kepada mantan pemimpin mereka tersebut.
Prosesi pemakaman dimulai sejak pukul 06.30 waktu setempat dimana Westminster Hall akan mulai ditutup sehingga para masyarakat sudah tidak bisa melihat peti jenazah sang ratu dan prosesi pemakaman akan selesai pukul 12.00 dengan menyanyikan lagu kebangsaan dan ratapan oleh Queen's riper sebagai tanda penutupan segala prosesi pemakaman kenegaraan.
Baca Juga: Heningnya Warga dan Para Pemimpin Dunia Saksikan Pemakaman Ratu Elizabeth II di Westminster Abbey
Berita Terkait
-
Heningnya Warga dan Para Pemimpin Dunia Saksikan Pemakaman Ratu Elizabeth II di Westminster Abbey
-
Detik Detik Pemakaman Megah Ratu Elizabeth II
-
Tuai Kontroversi, Pengusaha Ini Berikan Penghormatan untuk Ratu Elizabeth II dengan Kostum Seksi
-
Buat Tanda Salib, Joe Biden Beri Penghormatan Terakhir untuk Ratu Elizabeth II
-
Prosesi Pemakaman Ratu Elizabeth II akan Disiarkan Langsung dari Kanal YouTube Kerajaan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri
-
Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya
-
Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi
-
3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan
-
Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa
-
Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?
-
Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar