Salah satu keunggulan kompor induksi yang cukup populer dan banyak diperbincangkan yaitu permukaan di sekitar kompor yang bisa tetap dingin pada saat digunakan.
Bahkan diketahui, kompor yang menggunakan induksi ini tidak terasa panas setelah selesai digunakan.
Menyadur dari laman resmi Forbes, kompor induksi ini juga lebih mudah untuk dibersihkan. Bahkan pada saat sedang memasak sekalipun kompor induksi mudah untuk dibersihkan karena permukaan kompor tetap dingin.
Tak hanya itu, dari segi efisiensi waktu, kompor induksi diketahui membutuhkan waktu yang lebih cepat dari kompor gas biasa.
Kompor induksi sendiri berisi gulungan dari bahan magnetik. Oleh karenanya, pada saat arus listrik melewati koil penghantar panas, maka koil itu akan menghasilkan medan magnet yang ditransfer hanya ke panci besi di atasnya.
Hal tersebut menjadikan panas yang dihasilkan akan tertuju pada panci besi saja dan tidak akan menghantarkan panas ke arah atau titik lain.
Jika panci diangkat dari kompor, transfer energi akan berhenti dan permukaan kompor akan menjadi dingin kembali.
Keunggulan lain pada saat menggunakan kompor induksi yaitu suhu ruangan dapur akan tetap sejuk dan bersih pada saat memasak. Hal tersebut dikarenakan proses transfer energi panas yang baik pada panci memungkinkan suhu pada dapur tidak akan berubah menjadi panas.
Kekurangan Kompor Induksi
Baca Juga: Mulan Jameela Lawan Kebijakan Jokowi: Kompor Listrik Lebih Cocok untuk Masakan Orang Bule
Kekurangan dari kompor induksi yang perlu diketahui yaitu kompor induksi tidak dapat digunakan untuk semua peralatan memasak.
Kompor induksi hanya bisa berguna apabila alat memasak yang terbuat dari baja tahan karat atau besi.
Lantas, bagaimanakah pemilihan alat masak yang benar pada saat menggunakan kompor induksi?
Untuk menguji atau memilih alat masak yang tepat pada saat menggunakan kompor induksi yaitu dengan menggunakan magnet sebagai uji bahan.
Apabila magnet menempel sempurna pada alat masak, maka alat tersebut bisa digunakan pada kompor induksi.
Kekurangan lain yang terdapat pada kompor induksi yaitu kecanggihan teknologi yang terus terjadi tidak jarang membuat harga kompor induksi semakin bersaing.
Saat ini, diketahui harga kompor induksi terhitung mahal jika dibandingkan dengan kompor gas elpiji. Hal tersebut tentu saja bisa menjadi salah satu pertimbangan masyarakat sebelum membeli kompor induksi.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Tag
Berita Terkait
-
Mulan Jameela Lawan Kebijakan Jokowi: Kompor Listrik Lebih Cocok untuk Masakan Orang Bule
-
Warganet Bela Mulan Jameela Soal Konversi Kompor Listrik
-
Komisi VII DPR RI Mulan Jameela Kritik Pemerintah Terkait Program Konversi Kompor Listrik
-
Telak! Mulan Jameela Kritik Pemerintah Buru-buru Konversi Kompor Induksi: Mbok Dipikir, Nanti Timbul Masalah Lagi!
-
Kritik Program Kompor Induksi, Mulan Jameela Trending Topic karena Dianggap Wakili Suara Emak-Emak
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
KPK Periksa Ketua DPRD Kuansing hingga Eks Pj Sekda di Kasus Suhardiman Amby
-
BAIC BJ30 HEV Dominasi Penjualan di GIIAS 2026 Mobil Listrik T1 Mulai Dilirik
-
Laptop Gaming Bukan Cuma Buat Mabar: ASUS Bongkar Rahasia AI Lokal Biar Kerja 2x Lebih Cepat!
-
Nyoman Nadiana dan Konsep Keberlanjutan untuk Desa Les di Mata Dunia
-
4 Serum Kolagen dan Peptide untuk Wanita Usia 30 Tahun ke Atas, Bikin Wajah Awet Muda
-
Jejak Don Rare di Desa Les: Merawat Tradisi Bali Utara Bersama Astra
-
Gaji ASN Naik di 2027? Ini Kata Menkeu Purbaya
-
Gunung Geger Membara! 12 Hektare Hutan Jati Hangus Dilalap Si Jago Merah dalam Sekejap
-
PFII Siap Hadirkan Ekosistem Investasi Berstandar Dunia dan Digital
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam