Masalah ini pun telah diselesaikan secara kekeluargaan. "Kami sebagai driver ambulans Reka sudah memaafkan dia dan di siang hari ini kita secara kekeluargaan juga memaafkan," tutur Mirza.
Warganet Skeptis soal Pengakuan Sopir
Meski kasus telah berakhir secara kekeluargaan, pengakuan sopir Toyota Camry itu tidak serta-merta diterima publik.
Mereka menilai tidak mungkin sopir itu sama sekali tidak mendengar adanya sirine ambulans, lantaran mobil pasti dilengkapi dengan spion juga untuk melihat apa yang terjadi di belakang.
"Tak dengar matamu mas, mbok lihat spion mesti keliatan. Hih gemes, pengen tak slentik matanya," komentar warganet.
"Berarti kopoken kupingmu mas... Harusnya ya ngerti to, lha gunanya spion mu buat liat belakang to?? Kaya tapi bodoh... alesanmu ga mutu blas," ujar warganet.
"Kupingnya disumpel apa, alasan gak mutu... sirine udah bunyi sekeras itu, diklaksonin bolak balik .. bisa-bisanya nggak denger... pura-pura budeg.. kok kesel banget sama alasannya," imbuh warganet lain dengan tidak kalah emosi.
Berita Terkait
-
Viral Video di Medsos, Warganet Mengeluh Beli Nasi Campur Khas Bali Isinya Daging Babi, Kini Dihujat
-
Viral Kisah Pilu Perempuan Ceritakan Perjalanan Hamil, Lahirkan Bayi Tak Bernyawa Hingga Dicerai Suami
-
Napi Perempuan Kembali Masuk Bui Pasca Melahirkan, Kak Seto dan Komnas Perempuan Dapat Sindiran Menohok
-
Arogan Injak Sopir Truk, Kini Nyali Wakil Ketua DPRD Depok Ciut Minta Maaf
-
Viral Video Mobil Mewah Seharga Rp 1,4 Miliar Diduga Beli Pertalite, Publik: Gaya Elit, Ekonomi Sulit
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
RUU Pemilu Harus Perkuat Peran Perempuan!
-
Update Gempa NTT: 75 Meninggal, 907 Luka, Gempa Susulan 3.752 Kali
-
Sangkar Emas dan Romansa Toxic: Membedah Era Revolusioner dalam Drama Blazing Elegance
-
Membaca Yuk Gaul! Jadi Orang Keren Tanpa Kehilangan Arah
-
Waspada 'Silent Killer', Begini Cara OMRON Pastikan Akurasi Cek Tensi Mandiri di Rumah
-
Saat Desain Harus Bisa Dirasakan: Filosofi di Balik Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Watch
-
4 Inspirasi OOTD Cha Woo Min dengan Gaya Casual Streetwear yang Kekinian!
-
Jakarta Kirim Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Dikirim Lewat Udara dan Laut
-
Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Kerja Sama Jatim-Singapura di Bidang Investasi dan SDM
-
Rudiansyah Jadi 'Superman' Lawan Karhutla, Mengapa Kebakaran Hutan dan Lahan Terus Berulang?