Suara.com - Komika Mamat Alkatiri dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pencemaran nama baik terhadap anggota Komisi I DPR RI dan Fraksi Partai Nasdem, Hillary Brigitta Lasut, Senin (3/10/2022). Dalam laporan itu, Mamat diduga mencemarkan nama baik Hillary ketika menghadiri acara talkshow di wilayah Jakarta Barat pada 1 Oktober 2022.
Ketika itu Mamat Alkatiri disebut melakukan 'roasting' kepada Hillary Lasut dengan menggunakan kata-kata kasar dan tidak sopan sehingga berujung pada laporan polisi.
Lantas siapa sebenarnya Mamat Alkatiri? Simak profil Mamat Alkatiri berikut ini.
Profil Mamat Alkatiri
Mohammed Yusran Farid Alkatiri atau dikenal Mamat Alkatiri lahir di Ambon, Maluku pada 24 Juni 1992 yang berarti kini berusia 30 tahun. Lelaki yang keturunan Arab dan Papua ini adalah pelawak tunggal alias stand up komedian serta aktor.
Mamat Alkatiri pernah mengikuti kompetisi Stand Up Comedy season 7 (SUCI 7) yang ditayang oleh Kompas TV tahun 2017 dan keluar sebagai Runner Up.
Walau profesinya adalah komika serta aktor, Mamat Alkatiri punya latar belakang pendidikan sebagai dokter gigi. Ia menempuh pendidikan di bidang Kedokteran Gigi di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Karier Mamat Alkatiri
Mamat Alkatiri mulai tertarik pada dunia komika sejak masuk komunitas Stand Up Indo Yogyakarta pada 2014. Mamat melanjutkan langkahnya dengan mengikuti audisi Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) Season 5 dan 6 tahun 2016. Ia berhasil mendapatkan golden ticket di audisi SUCI 6 tapi belum beruntung untuk lolos.
Baca Juga: Anggota DPR RI Hillary Brigitta Lasut Laporkan Mamat Alkatiri ke Polda Metro Jaya
Setahun kemudian Mamat Alkatiri kembali mengikuti audisi yakni SUCI 7 di Surabaya. Ia pun kembali mendapatkan golden ticket bahkan lolos sebagai salah satu finalis.
Selain terjun sebagai stand up komedian, Mamat membintangi beberapa film di antaranya Terbang: Menembus Langit (2018), Laundry Show (2019), Yowis Ben 2 (2019), Kapal Goyang Kapten (2019), Dignite (2020), Pelukis Hantu (2020) dan Marriage (2021). Mamat juga terjun dalam series web seperti Cek Toko Sebelah: The Series (2018), Yowis Ben:The Series (2020) dan Imperfect The Series (2021).
Kronologi Hillary Brigitta Laporkan Mamat Alkatiri
Mamat Alkatiri dilaporkan soal dugaan pencemaran nama baik ke Polda Metro Jaya pada Senin (3/10/2022). Laporan itu terdaftar dengan nomor LP/B/5054/X/SPKT/Polda Metro Jaya dengan pelapor seorang advokat bernama Muhammad Fauzan Rahawarin. Dalam laporan itu, orang yang menjadi korban adalah anggota Komisi I DPR Fraksi NasDem, Hillary Brigitta Lasut.
Diduga Mamat Alkatiri melontarkan kata-kata penghinaan sehingga berujung pada laporan polisi. Dalam laporan tersebut Mamat dijerat dengan pasal 310 KUHP soal dugaan pencemaran nama baik.
"Yang bilang Anjing dan Tai bukan penghinaan coba aja kalo dia ngomong begini ke ibu atau anak kalian memang pejabat publik boleh di kritik. Tapi setau saya di Indonesia mo dia pejabat Publik mo dia Pembantu Rumah Tangga, tetap tidak boleh di Bully apalagi di Maki. Gausah bawa2 saya pejabat publik harus siap di kritik deh. Tai dan goblok bukan kritik. Itu BULLY DAN VERBAL HARRASMENT," tulis Hillary di akun Instagram pribadinya, @hillarylasut disertai foto laporan polisi untuk Mamat Alkatiri.
(Kontributor: Trias Rohmadoni)
Berita Terkait
-
Hillary Lasut Polisikan Mamat Alkatiri, Netizen: Yang dibicarain fakta ya bu?
-
Anggota DPR RI Hillary Brigitta Lasut Laporkan Mamat Alkatiri ke Polda Metro Jaya
-
Jadi Anggota DPR Termuda dari NasDem, Ternyata Segini Harta Kekayaan Hillary Brigitta Lasut
-
Turun Tangan, Haris Azhar Bela Mamat Alkatiri usai Dipolisikan Anggota DPR Hillary Lasut Gegara Diroasting
-
Anggota DPR Hillary Polisikan Komika Mamat Alkatiri, Ini Perkaranya
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik