Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung membahas kondisi perpolitikan terkini para sosok yang digadang-gadang menjadi calon presiden (capres) Pemilu 2024 mendatang.
Mulai dari Ganjar Pranowo, Anies Baswedan hingga Prabowo Subianto, adalah nama masuk ke dalam bursa capres 2024
Rocky menilai Jokowi akan memilih sosok Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai penerusnya.
Lalu, dia pun membahas Anies yang kini terlihat melesat namun sudah mendapat penjegalan kecil-kecilan.
"Poinnya adalah kapan Anies dijegal secara sistematis. Kan ini baru dijegal kecil-kecil. Kita musti kasih tahu bahwa Anies pasti akan dijegal," ungkap Rocky Gerung dilihat Suara.com dilansir dari kanal YouTubenya 'Rocky Gerung Official' pada Sabtu (08/10/2022).
Rocky juga mengungkapkan bahwa kemungkinan Prabowo dan Gerindra akan ikut menjegal Anies kedepannya.
Disebutkan juga bahwa Anies pun tak mungkin akan langsung bersaing dengan Prabowo.
Adapula Ganjar yang dinilai lebih mudah disingkirkam dalam opini publik.
"Ganjar cuman tetesan Jokowi," komentar Rocky.
Peran Prabowo pun masih menjadi pertanyaan, apakah Menhan itu akan meneruskan proyek Jokowi atau justru membuat terobosan baru.
Rocky Gerung Lantang Sebut Anies Baswedan Rentan dan Miskin
Pengamat politik Rocky Gerung menyebut secara lantang bahwa Anies Baswedan merupakan sosok yang 'rentan' dan juga 'miskin'.
Pernyataan Rocky tersebut menjawab pertanyaan apakah Anies diprediksikan akan terlibat dalam politik uang (money politic) untuk memenangkan kontes pemilu 2024.
Di sisi lain, tidak bisa dipungkiri bahwa oligarki politik di Indonesia tumbuh subur dalam sistem demokrasi, khususnya pada gelaran pemilu.
"Anies nggak ada modal politik yang bisa sekuat Pak Prabowo misalnya. Anies rentan karena Anies tuh miskin, itu gampangnya," kata Rocky dalam tayangan Kanal Youtube Rocky Gerung Official dikutip Beritahits.id pada Jumat, (7/10/2022).
Berita Terkait
-
Apresiasi Selama Jadi Gubernur DKI, AHY Berbisik ke Anies: Bukan Hanya untuk Jakarta, Pada Saatnya untuk Indonesia
-
Anies Baswedan Takziah Kerumah Duka Korban Tembok Roboh MTsN 19 Pondok Labu Jakarta
-
Antisipasi Cuaca Ekstrem Berpotensi Banjir, Anies: Kita Siap-siap!
-
Jokowi Bicara Empat Mata dengan Megawati 2 Jam di Batu Tulis, Bahas Krisis Ekonomi hingga Pemilu 2024
-
Disebut akan Jadi Cawapres Mendampingi Anies Baswedan, AHY: Saya Amini saja
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi
-
Tentara Israel Klaim Temukan Buku Mein Kampf Saat Cari Prajurit yang Tewas di Lebanon
-
Awal Mula Sahroni Sadar Diperas KPK Gadungan Rp300 Juta, Berawal dari Tamu Perempuan di DPR
-
KPK Bongkar Modus 4 Pegawai Gadungan yang Peras Ahmad Sahroni, Ternyata Bukan yang Pertama Kali!
-
Kasus Andrie Yunus Tetap di Militer, Menko Yusril Respons Usul Gibran Soal Hakim Ad Hoc
-
Suap Ijon Proyek Bekasi: KPK Sita Duit Kadis Henri Lincoln, Diduga 'Uang Panas' dari Sarjan
-
Riset Global Soroti Inovasi Pertanian AI dari Indonesia, Disebut Bisa Pulihkan Tanah Rusak