Suara.com - Identitas ibu-ibu ngaku penjual dawet dalam Tragedi Kanjuruhan terkuak dan diketahui bernama Suprapti Fauzi yang dikabarkan sebagai eks kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Malang.
Kini, video lawas Suprapti saat bersama dengan Grace Natalie muncul kembali dan menjadi bulan-bulanan warganet.
Video tersebut diunggah lagi oleh akun @BosPuraw di jejaring media sosial Twitter.
"Owh mau ngeles, lah ini yang disamping @grace_nat @psi_id itu siapa? Masa skandal besar dan jahat ke suporter Arema Malang kek gini mau ditutup-tutupi?" tulis keterangan dilihat Suara.com, Kamis (13/10/2022).
Dalam rekaman video berdurasi 23 detik itu terlihat Natalie didampingi para kader PSI mengunjungi pasar. Mereka tampak kompak memakai kaos seragam berwarna merah menyala.
Sosok yang menjadi perhatian kini adalah Suprapti yang berada tepat di samping Grace Natalie. Suprapti terlihat memakai kaos merah dan bros atribut PSI di kerudungnya yang berwarna abu-abu.
Natalie, Suprapti dan kader PSI lainnya tampak berdialog dengan pedagang pasar. Tak hanya itu, Suprapti tampak mencoba berbincang dengan Natalie dalam video tersebut.
Rekaman video itu lantas menuai atensi warganet, sampai banjir cibiran yang juga ditujukan kepada PSI di kolom komentar.
"Udah bubarin aja," komentar @Yuna***.
Baca Juga: Shin Tae-yong Bela Iwan Bule, Oki Rengga Kasih Pesan Menohok: Lebih Baik Diam!
"Kenapa cuma minta maaf sj, padahal fitnah itu berbahaya,bahkan bisa membuat orang mati atau d pidana karna fitnah, baiknya d pidanakan sj ni pelaku dr partai sampah indonesia," ungkap @Ach***.
"Ngaku tukang dawet ternyata gerombolan tukang tipulah," imbuh @JJJ***.
"Kualitas PSI keliatan dari kemampuan Ketuanya, PSI tukang ngeles," ungkap @Catt***.
Ngaku Jadi Penjual Dawet di Gate 3 Stadion Kanjuruhan
Sebelumnya, rekaman suara wanita yang mengaku penjual dawet di dekat gerbang 3 stadion Kanjuruhan tengah membuat gempar.
Voice note tersebut mengungkapkan bahwa ada pengeroyokan pada polisi oleh Aremania dan suporter yang mengonsumsi minuman keras serta narkoba.
Setelah diusut rupanya pengakuan tersebut adalah palsu, tak ada penjual dawet di gate 3 terutama saat tragedi memilukan itu berlangsung.
Tag
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Bela Iwan Bule, Oki Rengga Kasih Pesan Menohok: Lebih Baik Diam!
-
Bela Ketum PSSI, Shin Tae-yong Ancam akan Mundur dari Kursi Pelatih Timnas
-
Kemarin Gaduh Isu Temuan Botol Miras Oplosan di Stadion Kanjuruhan sampai Cerita Aremania Probolinggo Trauma Emoh Pulang
-
Dokter yang Tangani Korban Tragedi Kanjuruhan Ungkap Ada yang Cedera Otak Berat karena Berdesakan
-
Pesan Mengharukan Shin Tae Yong Ikut Rasakan Luka Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan, Saya Suami dan Bapak dari 2 Anak
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan