Suara.com - Bencana alam kembali terjadi di Indonesia. Kali ini, puluhan rumah warga di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur rusak akibat angin puting beliung, pada hari Minggu (23/10/2022). Sedikitnya ada tiga orang yang dilaporkan terluka akibat tertimpa pecahan genting dan pohon. Berdasarkan kejadian ini, bagaimana cara melindungi diri saat puting beliung?
Angin puting beliung menerjang pemukiman di Desa Entalsewu, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo. Selain itu, angin puting beliung juga menerjang tiga desa lain serta sejumlah perumahan. Peristiwa serupa juga terjadi di Jalan Kartini yang mengakibatkan satu orang terluka tertimpa oleh pohon.
Angin puting beliung menjadi salah satu bencana alam yang sulit diprediksi. Angin puting beliung adalah pusaran angin kencang yang memiliki kecepatan sampai dengan 120 km/jam atau lebih. Biasanya, angin puting beliung ini banyak terjadi di wilayah tropis diantara garis balik utara dan selatan. Bencana ini biasa terjadi diakibatkan karena adanya tekanan dalam suatu sistem cuaca.
Mengetahui cara melindungi diri saat puting beliung adalah hal yang penting dan harus dilakukan dengan baik, agar Anda dapat terhindar dari berbagai kemungkinan terburuk dari bencana angin puting beliung tersebut.
4 Cara Melindungi Diri Saat Puting Beliung
Dilansir dari laman Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, ada beberapa hal terkait apa yang harus dilakukan saat terjadi angin puting beliung, di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Cari dan temukan tempat perlindungan yang terdekat dan aman.
2. Jika Anda sedang berada di dalam bangunan, maka Anda harus segera menuju ke ruangan atau tempat evakuasi yang telah disiapkan sebelumnya.
3. Sedangkan jika Anda sedang berada di dalam kendaraan, maka segera evakuasi ke tempat yang aman dan tidak terjangkau dengan angin puting beliung.
Baca Juga: Sering Terjadi Saat Musim Hujan, Ini Panduan Keselamatan Ketika Ada Angin Puting Beliung
4. Jika berada diluar ruangan, maka Anda harus segera menjauh dari lokasi yang dimungkinakan akan terjadi angin puting beliung, dan saat terjadi, segera tiarap serendah mungkin seperti saluran air atau sejenisnya dan lindungi area kepala dan leher.
Karena bencana angin puting beliung cukup sulit diprediksi, maka sangat penting bagi Anda untuk mewaspadai terjadinya angin puting beliung di sekitar lingkungan Anda. Hanya dengan demikian, maka Anda dapat meminimalisir potensi jatuhnya korban jiwa maupun korban luka saat terjadi bencana angin puting beliung.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar