Suara.com - Dukungan kepada Ganjar Pranowo menjadi calon presiden (capres) semakin menguat dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di berbagai daerah. Kali ini, dukungan hadir dari DPC PPP Jakarta Pusat yang mendeklarasikan Ganjar sebagai capres.
Ketua Majelis Pertimbangan Cabang PPP Jakarta Pusat Mujahid Samal mengatakan, Ganjar didukung atas pertimbangan berbagai aspek. Salah satunya, karena Ganjar terbukti menjadi pemimpin yang membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi rakyat.
“Selama menjadi anggota DPR RI dan Gubernur Jawa Tengah dua periode, Ganjar memiliki prestasi dan kualitas yang baik. Bahkan, beliau mampu melanjutkan pembangunan-pembangunan nasional,” kata Mujahid di Kantor DPC PPP Kemayoran, Jakarta Pusat.
Mujahid menyebut, selain memiliki kapasitas dan kemampuan dalam pemerintahan, Ganjar juga dinilai sebagai sosok religius. Bahkan, beberapa lembaga survei menyatakan Ganjar memiliki elektabilitas teratas sebagai capres.
“Elektabilitas Ganjar di beberapa lembaga survei tinggi. Kami yakin beliau mampu mendapatkan kesempatan untuk menang dan memimpin Indonesia lebih baik lagi,” ungkapnya.
Terakhir, Mujahid mengaku hasil deklarasi dan aspirasi dukungan arus bawah untuk Ganjar akan segera disampaikan ke DPP PPP. Ia pun berharap, DPP PPP bisa menampung aspirasi yang akan menjadi keputusan kelak.
“Akan kami sampaikan ke DPP PPP. Yaitu terkait deklarasi dukungan untuk Ganjar yang merupakan aspirasi dari kami DPC Jakarta Pusat,” tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT