Suara.com - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Minggu, sekitar pukul 11.37 WIT menyerang patroli aparat keamanan hingga menyebabkan seorang prajurit TNI, Serka Iskan Dwi Wardana dilaporkan terkena luka tembak di bagian paha kanan.
"Memang benar ada laporan KKB menyerang aparat keamanan di sekitar Kampung Yenggernok, Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Memang benar ada laporan anggota terluka tembak dan saat ini sudah dievakuasi ke Puskesmas Ilaga," kata Danrem 173/PVB Brigjen TNI Sri Widodo, Minggu (13/11/2022).
Danrem 173 yang dihubungi dari Jayapura mengaku, anggotanya yang mengalami luka tembak itu dalam kondisi sadar, dan akan segera dievakuasi ke Timika.
"Prajurit TNI AD itu sudah mendapat pertolongan pertama di Puskesmas Ilaga," ujar Brigjen TNI Sri Widodo.
Ketika ditanya pelaku penyerangan dari kelompok mana, Danrem 173/PVB mengaku masih menunggu laporan lengkap dari Ilaga.
"Kalau sudah ada info lengkapnya nanti disampaikan," kata Danrem 173/PVB Brigjen TNI Sri Widodo pula. (Sumber: Antara)
Tag
Berita Terkait
-
BREAKING NEWS! KKB Papua Serang Patroli TNI Di Kabupaten Puncak, Serka Iskan Dwi Wardana Kena Tembak
-
Polres Keerom Papua Bangun Sel Khusus Pemabuk
-
Tabrak Balita hingga Tewas, Truk Pelaku Dibakar Massa di Dogiay Papua
-
Mendagri Resmikan 3 Provinsi Baru Indonesia yang Berada di Papua, Apa Saja?
-
Ungkap Alasan Jadikan Dua Pj Gubernur DOB Papua Baru, Tito Karnavian: Pengen Asli Orang Papua
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT