Suara.com - Konferensi Tingkat Tinggi G20 yang akan dilaksanakan di Bali beberapa waktu mendatang dan mengundang banyak sekali pemimpin negara. Namun ada beberapa pemimpin negara yang absen KTT G20 Bali. Siapa saja mereka ini?
Mengenai ketidakhadiran beberapa kepala negara ini ternyata diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. Beliau mengatakan setidaknya ada tiga pemimpin negara yang tidak akan menghadiri KTT G20 di Bali mendatang.
Siapa Saja Pemimpin Negara yang DImaksud?
Mengacu pada apa yang diungkapkan beliau, pemimpin negara yang tidak hadir di KTT G20 Bali ini adalah Presiden Rusia, kemudian Presiden Brasil, dan Presiden Meksiko.
Untuk Presiden Rusia Vladimir Putin sendiri memiliki alasan untuk menyelesaikan urusan di negaranya, terkait hal internal dan eksternal. Kemudian alasan dari Presiden Brasil Jair Bolsonaro adalah bahwa Brasil tengah dalam masa transisi kekuasaan pasca pemilu yang baru saja diselenggarakan.
Presiden Meksiko Andrés Manuel López Obrador sendiri tidak dapat hadir karena menurut Menko Marinves, Presiden Meksio tersebut tidak pernah berada jauh dari Meksiko karena alasan tertentu.
Selain ketiga negara yang disebutkan di atas, diprediksi setiap kepala negara akan datang dan berkumpul dalam forum internasional ini untuk memperbincangkan berbagai hal terkait persoalan yang ada di dunia.
Diharapkan Ada Output Signifikan
Dalam kesempatannya menyampaikan pernyataan, beliau juga menyebutkan rasa gembira sebab Amerika dan China akan datang dan bertemu pada forum ini. Diharapkan dengan pertemuan keduanya akan ada output signifikan yang dapat membawa dampak masif pada perekonomian dunia.
Baca Juga: Presiden Jokowi Tiba di Bali Usai Lawatan dari KTT ASEAN
Selain kedua negara tersebut, jelas diharapkan serta peran aktif dari negara-negara terkait dalam diskusi ini. Setiap negara pasti memiliki perspektifnya dalam menghadapi masalah dunia, maka dari itu, akan sangat baik jika opini yang disampaikan benar-benar relevan, dan sumbangan pikiran atas permasalahan yang dihadapi dunia saat ini bisa diberikan.
Yang jelas, pada momen konferensi tingkat tinggi ini, Luhut juga menyampaikan harapan agar masyarakat turut menjaga agar kondisi tetap stabil dan tertib, sehingga diskusi yang berlangsung dapat berjalan lancar.
Seperti yang diketahui secara luas, KTT G20 Bali merupakan agenda rutin yang dilakukan secara berkelanjutan, dengan tuan rumah yang selalu berganti. Konferensi tingkat tinggi ini diharapkan dapat menyelesaikan berbagai permasalahan dunia dengan forum bersama antara 20 negara besar yang ada di seluruh dunia, sehingga stabilita tetap terjaga.
Itu tadi sedikit penjelasan mengenai pemimpin negara yang absen KTT G20 Bali dan alasannya. Semoga menjadi artikel yang bermanfaat, dan selamat melanjutkan aktivitas Anda!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Presiden Jokowi Tiba di Bali Usai Lawatan dari KTT ASEAN
-
Menlu Rusia Sergey Lavrov Tiba di Bali Minggu Malam
-
Meskipun Putin Batal Hadir, KTT G20 Tetap Dibayangi Perang Rusia-Ukraina
-
KTT Bali Segera Digelar, Anggota G20 Siapa Saja?
-
Testimoni Johnny G Plate Naik Mobil Listrik di KTT G20: Nyaman Tak Perlu Sebut Merek
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi
-
3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan
-
Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa
-
Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?
-
Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang