Suara.com - Pesawat milik Indonesia mendadak jadi sorotan usai viral disandingkan dengan pesawat-pesawat yang dinaiki para kepala negara peserta KTT G20 Bali. Seperti diketahui, Indonesia menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang digelar di Nusa Dua, Bali. Konferensi ini dihadiri oleh para pemimpian dunia untuk membahas tentang pemulihan bersama akibat pandemi Covid-19 dan ekonomi dunia yang kini mengalami krisis.
Delegasi KTT G20 diketahui telah tiba di Bandara Internasional Ngurah Rai pada Minggu malam (13/11/2022) dan satu per satu telah meninggalkan Tanah Air. Ternyata pesawat kepresidenan Republik Indonesia paling "mungil" jika dibandingkan dengan pesawat-pesawat negara lain. Yuk simak pesawat kepala negara yang hadir di G20 berikut ini.
1. Air Force One
Pesawat Air Force One merupakan pesawat kepresidenan paling terkenal di antara semua pesawat VIP. Ketika datang di Bandara Ngurah Rai, Bali, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menggunakan pesawat Boeing 747-200B (VC-25A) atau dikenal dengan Air Force One.
Pesawat Air Force One ini diklaim memiliki fasilitas paling lengkap dan paling mahal. Pesawat utama yang digunakan saat ini adalah varian dari Boeing 747-200 atau yang dikenal sebagai VC25A. Pesawat yang diperkenalkan pada 1990 ini diperkirakan punya harga fantastis yakni 1 hingga 3,9 miliar dolar AS. Air Force One disebut mampu menampung kapasitas sebanyak 96 orang dengan kecepatan 1.000 km/jam.
2. Air China
Pesawat Air China dipakai oleh Presiden China Xi Jinping yang tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali pada Senin (14/11/2022) kemarin. Pesawat kepresidenan itu berwarna putih dengan garis biru. Sementara itu di bagian depan kokpit ada bendera China.
Salah satu sumber menyebutkan, harga pesawat itu diperkirakan mencapai 250 juta dolar Amerika Serikat dengan kemampuan mengangkut kapasitas hingga 416 serta kecepatan mencapai 982 km/jam.
3. Boeing 747-8I BBJ
Baca Juga: Momen Jokowi Selamatkan Joe Biden saat Tersandung di Tangga dan Nyaris Jatuh, Firasat Alam?
Kemudian ada pesawat Boeing 747-8I BBJ yang digunakan oleh delegasi dari Turki. Menurut sumber, pesawat ini adalah hadiah dari Sheikh Tamin bin Hama Al Thani (Qatar) untuk Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
Pesawat ini disebut dapat menampung hingga 400 penumpang namun konversi VVIP memiliki tempat duduk hanya untuk 76 penumpang dan 18 awak. Bagian depan pesawat menawarkan ruang negara VIP sedangkan di area belakang ada ruang santai di dek utama serta ruang konferensi terpisah. Selain itu pesawat ini dilengkapi ruang medis kelas dunia, serta kamar tidur tamu.
4. Boeing B777-300, B787-700 dan B787-900
Pesawat Boeing juga digunakan oleh rombongan undangan Uni Emirat Arab ketika tiba di Bali. Ada tiga unit pesawat produksi Seattle yang dikerahkan untuk mengangkut rombongan besar mereka yakni Boeing B777-300, B787-700, dan B787-900. Tiap pesawat tersebut diklaim mampu membawa sekitar 400 penumpang.
Bahkan salah satu unitnya didesain spesial sebagai istana terbang mewah untuk membawa pemimpin mereka Presiden Sheikh Mohamed bin Zayed bin Sultan Al Nahyan ke Bali. Pesawat ini juga dilengkapi dengan fasilitas kelas satu seperti ruang rapat bersama staf, ruang tidur utama, musala, ruang kebugaran dan ruang konferensi pers dan kamar mandi.
5. Code One
Berikutnya ada pesawat Boeing 747-81 atau disebut Code One yang dipakai oleh pimpinan negara Korea Selatan. Menurut sumber, Presiden Korea Selatan terbang menggunakan pesawat Boeing 747-81 yang disediakan oleh maskapai nasional Korean Air dan Asiana Airlines.
Pesawat ini disewa dari maskapai negara Korean Air kemudian dioperasikan oleh Angkatan Udara Korea dengan kontrak selama lima tahun senilai lebih dari 240 juta dolar Amerika. Dalam kesepakatannya, Korean Air menyediakan pilot, anggota kru, mekanik, dan layanan pemeliharaan berkelanjutan.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Sempat Ditangkap Polisi Gegara Aksi Tolak KTT G20, 14 Aktivis di Mataram Dipulangkan
-
Momen Jokowi Selamatkan Joe Biden saat Tersandung di Tangga dan Nyaris Jatuh, Firasat Alam?
-
KTT G20: Siapa yang akan Membayar Tagihan Listrik Bersih Indonesia?
-
Momen Unik Gala Dinner KTT G20, PM Inggris dan Kanada Nongkrong Hingga SBY-Mega Duduk Semeja
-
Goyang Bang! Saat Menlu Amerika Serikat Antony Blinken Joget di Acara Makan Malam KTT G20 Bali
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa