Suara.com - Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya menanggapi perihal kemunculan spanduk bertuliskan "NII Garut Dukung Anies Baswedan".
Menanggapi tersebut, Willy enggan ambil pusing terkait kemunculan spanduk tersebut. Menurutnya, saat ini merupakan zaman yang terbuka dan setiap orang bisa melakukan berbagai hal, tidak terbatas pada spanduk.
Mengutip dari Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Willy mengatakan bahwa tren Anies sebagai bacapres ini tengah naik sehingga banyak serangan muncul.
"Ya, tentu sebagai capres yang sedang trennya naik tentu banyak serangan. Kami tidak tahu, itu lempar batu sembunyi tangan," ucap Willy di NasDem Tower, Selasa (22/11/2022).
Anggota Komisi XI DPR RI itu mengatakan bahwa hal tersebut sudah tidak relevan dengan perkembangan saat ini. Terlebih, serangan terhadap bacapres yang diusung oleh Partai NasDem itu sudah terjadi bertubi-tubi.
"Serangan ini sudah bertubi-tubi. Makin banyak serangan, makin naik elektoralnya Anies," lanjutnya.
Anies dan tim tidak akan pernah membalas serangan tersebut.
"Ya, itu orang-orang yang keliru dan salah sasaran untuk memainkan itu," pungkasnya.
Sebelumnya, Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center, Ken Setiawan dalam akunnya di Instagran mengunggah sebuah foto baliho “NII Garut Siap Mendukung Anies Baswedan Sebagai Presiden 2024“ dengan tagar #AniesForPresiden2024.
Baca Juga: Andai Anies Jadi Presiden, Politisi PDIP Khawatir Antitesa Jokowi Tak Lanjutkan IKN
Berita Terkait
-
'Cinta Segitiga' AHY-Anies-Aher Bikin Kusut Koalisi Perubahan, Pengamat Yakin: Nanti yang Dipilih...
-
'NII Garut Dukung Anies Baswedan', Petinggi Nasdem: Serangan Ini Sudah Bertubi-tubi
-
Andai Anies Jadi Presiden, Politisi PDIP Khawatir Antitesa Jokowi Tak Lanjutkan IKN
-
Anies Baswedan Dicap Identik dengan Politik Identitas, NasDem Beri Bantahan: Setiap Politikus adalah Manusia Biasa
-
Minta Tak Kaitkan Anies dengan Politik Identitas, NasDem: Setiap Tokoh adalah Manusia Biasa!
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU