Suara.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) memutar rekaman CCTV yang menampilkan momen saat Ferdy Sambo pertama kali tiba di Rumah Duren Tiga pada 8 Juli 2022. Rekaman CCTV itu disebut merupakan rekaman yang disalin Kompol Baiquni Wibowo.
Rekaman CCTV itu diputar saat persidangan Bharada E atau Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf dengan agenda pemeriksaan saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (28/11/2022).
Dari rekaman itu, terpantau Ferdy Sambo turun dari mobilnya diikuti oleh satu ajudan yang diduga ialah Adzan Romer. Pada saat itu, Sambo tampak membawa senjata api.
Dalam rekaman CCTV itu sebelumnya juga ditampilkan momen saat rombongan Putri Candrawathi tiba di Rumah Duren Tiga. Brigadir Yosua kala itu terekam masih beraktivitas di area taman.
"Saudara Chuck apakah itu yang saudara lihat bahwa Yosua masih hidup?" tanya hakim.
"Betul," kata saksi Chuck Putranto.
Selain itu, rekaman CCTV tersebut juga menangkap momen asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo, Diryanto atau Kodir mondar-mandir pukul 17.29 WIB di sekitar area rumah. Belum jelas apa yang dilakukan Kodir saat itu.
Sebagai informasi, Bharada E didakwa bersama-sama dengan Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Kuat Ma'ruf dan Bripka Ricky Rizal melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat.
Bharada E disebut dengan sadar dan tanpa ragu menembak Yosua.
Dalam perkara ini, para terdakwa didakwa melanggar Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku
-
Tangis Nenek Saudah Pecah di Senayan: Dihajar Karena Tolak Tambang, Kini Minta Keadilan
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri
-
Saksi Ungkap Alur Setoran Uang Pemerasan K3 Sampai ke Direktur Jenderal Kemenaker
-
PGRI Miris Penyebutan Honorer Hanya untuk Guru: TNI, Polri, Jaksa, DPR Tak Ada Honorer
-
Mendagri Tegaskan Pemda dan Forkopimda Siap Dukung Implementasi Program Prioritas Presiden
-
Disindir Soal Ingin Tanam Sawit, Prabowo: Semua Pemimpin Negara Minta ke Saya!
-
Video Viral Bongkar Dugaan Manipulasi BAP, Penyidik Polsek Cilandak Diperiksa Propam
-
Sidang Korupsi Digitalisasi Pendidikan Makin Panas, Saksi Beberkan Bagi-Bagi Uang Proyek Chromebook
-
Guntur Romli PDIP Sebut Jokowi Bukan Lagi Teladan, Hanya Mementingkan Syahwat Kuasa dan Dinasti