Namun belakangan, selain bila ada tokoh masyarakat yang meninggal, meriam bambu juga dibunyikan pada masa Adven dan Natal hingga tahun baru. Tradisi meriam bambu ini menjadi sebuah ungkapan kegembiraan atas kelahiran Yesus Kristus.
Untuk membuat meriam bambu, abu dapur dan minyak tanah dimasukan ke dalam bambu yang sudah dipahat rapi, kemudian api akan dimasukan ke dalam lubang kecil pada bambu.
5. Kunci Taon – Manado
Pada umumnya semua orang di dunia merayakan Natal pada tanggal 25 Desember, namun uniknya di daerah Manado merayakan Natal yang berbeda di mana perayaan Natal sudah dimulai sejak awal bulan Desember.
Mulai tanggal 1 Desember, warga Manado sudah mnenggelar berbagai acara perayaan pra-Natal, sampai dengan puncaknya tanggal 25 Desember. Tidak hanya sampai 25 Desember, setelah acara puncak, para warga juga akan berkunjung ke pemakaman keluarga sebagai bagian dari serangkaian acara Natal. Bahkan para warga juga akan membersihkan area pemakaman serta menghias sekitar area pemakaman dengan bunga segar.
Tradisi Natal di Manado ini masih berlanjut hingga minggu pertama bulan Januari, di mana warga mengadakan tradisi Taon Kunci, yaitu tradisi parade dengan berjalan mengelilingi kampung dengan menggunakan kostum unik untuk menghibur penonton.
6. Lovely December – Toraja
Festival budaya dan pariwisata “Lovely December” adalah acara tahunan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah Toraja. Festival ini diselenggarakan sebagai bagian untuk menyambut Natal dan tahun baru bagi masyarakat Toraja yang mayoritas adalah beragama Kristen.
Selain itu, Festival ini juga bertujuan untuk mempromosikan pariwisata Toraja, di mana festival ini dibuka dengan pemotongan kerbau belang pada awal Desember.
Baca Juga: Pasang Umbul-umbul Natal di Solo, Gibran Rakabuming: Apa yang Salah, Kenapa Harus Didemo?
7. Ngejot dan Penjor – Bali
Perayaan Natal di Bali nyaris tidak ada bedanya dengan perayaan Galungan bagi umat Hindu, di mana untuk merayakan Natal, umat kristiani akan memasak makanan khas Bali.
Kabupaten Tabanan, ada tradisi “Ngejot”, yaitu tradisi memberikan bingkisan makanan khas Bali (seperti lawar dan sate babi) kepada tetangganya yang beragama Hindu. Tradisi “Ngejot” ini juga dilakukan oleh umat Hindu saat merayakan Galungan.
8. Sirine dan Lonceng – Ambon
Sejak awal Desember, warga kota Ambon juga sudah mulai sibuk mempersiapkan Natal. Selain pohon-pohon Natal yang dipasang di rumah-rumah, toko, dan restoran, mereka juga memiliki tradisi Sinterklas yang akan berkunjung ke rumah-rumah bersama rekannya si Piet Hitam.
Salah satu hal yang khas lainnya dari perayaan Natal di Ambon adalah dibunyikannya lonceng gereja dan sirine secara serempak pada malam Natal.
9. Barapen – Papua
Tradisi lainnya yang juga tidak kalah unik adalah tradisi Barapen yang biasa dilakukan warga Papua. Barapen ini merupakan tradisi membakar batu yang nantinya akan dijadikan sebagai tempat untuk memasak babi.
Acara kuliner ini merupakan bagian dari pesta lahirnya Yesus Kristus. Tidak hanya itu saja, beberapa tempat sengaja di desain dengan dekorasi dan ornamen-ornamen unik. Tak lupa juga ditambah dengan nyanyian Natal yang dimainkan selama 24 jam.
Itulah daftar tradisi Natal di Indonesia yang menarik untuk disimak. Berbagai tradisi perayaan Natal yang unik menyadarkan kita semua bahwa keanekaragaman budaya Indonesia menjadi hal yang patut disyukuri.
Tanpa menghilangkan makna Natal yang sesungguhnya, daftar tradisi Natal di Indonesia seakan memberikan warna dan semangat tersendiri dalam setiap perayaannya. Selamat menyambut Natal 2022!
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah