News / Nasional
Selasa, 28 Juli 2026 | 20:38 WIB
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Tulungagung melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa setelah kebakaran menghanguskan lima kios di Pasar Ngemplak, Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (28/7/2026). Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan menyebabkan kerugian material sekitar Rp70 juta tanpa menimbulkan korban jiwa. [HO-Damkar Tulungagung]
Baca 10 detik
  • Lima kios di Pasar Ngemplak Tulungagung terbakar pada Selasa dini hari akibat korsleting listrik.
  • Dinas Pemadam Kebakaran mengerahkan armada dan berhasil memadamkan api sepenuhnya dalam waktu hampir dua jam.
  • Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa namun menyebabkan kerugian material sekitar Rp70 juta.

Suara.com - Kebakaran melanda lima kios di Pasar Ngemplak, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, pada Selasa dini hari. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Tulungagung mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran dan satu truk tangki untuk menjinakkan api.

Kepala Seksi Operasional dan Pemadaman DPKP Tulungagung Bambang Pidekso mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 04.25 WIB dan langsung menerjunkan personel ke lokasi.

"Kami segera menuju lokasi setelah menerima laporan untuk melakukan pemadaman," kata Bambang.

Saat petugas tiba, api telah membakar lima kios beserta bagian atap bangunan. Tim pemadam kemudian berupaya melokalisasi api agar tidak merembet ke bangunan lain di area pasar.

Proses pemadaman berlangsung selama sekitar satu jam 55 menit. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 06.30 WIB.

Lima kios yang terbakar terdiri atas dua kios milik Jumiatin, dua kios milik Tin, dan satu kios milik Vina.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang berasal dari kulkas dan freezer di salah satu kios.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai sekitar Rp70 juta.

Baca Juga: Presiden Macron Sebut Kebakaran Hutan Eropa Lebih Buruk dari Kondisi Perang Dunia II

Load More