Suara.com - Kuat Maruf, eks sopir Ferdy Sambo mengaku melihat Bharada Richard Eliezer atau Bharada E sempat beberapa kali menembak Brigadir Yosua Hutabarat (Brigadir J) meski sudah dalam kondisi terkapar.
Keterangan itu disampaikan Kuat Maruf saat bersaksi di sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat dengan terdakwa Sambo dan Putri Candrawathi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (13/12/2022) kemarin.
Awalnya, pengacara terdakwa Putri Candrawathi, Febri Diansyah mencecar Kuat Maruf mengenai aksi Bharada E menembak Yosua berkali-kali pada 8 Juli di rumah Duren Tiga. Kepada Febri, Kuat sendiri menyaksikan hal tersebut.
"Apakah saudara saksi juga melihat Richard menembak berkali-kali?" tanya Febri.
"Melihat," jawab Kuat.
"Dan juga mendengar berarti ya?" tanya Febri.
"Betul," ujar Kuat.
Kemudian Febri bertanya apakah Kuat melihat Yosua tergeletak usai diberondong peluru oleh Richard. Kata Kuat, Richard menembak Yosua dalam posisi sedang berjalan.
"Apakah saudara saksi melihat Yosua terjatuh setelah ditembak?" tanya Febri.
Baca Juga: Ferdy Sambo Bela Bripka Ricky dan Kuat Ma'ruf: Mereka Dizalimi
"Betul, nembaknya sambil jalan setelah itu tengkurap Yosua," jawab Kuat.
Lebih lanjut, Febri mencecar Kuat apakah Richard terus menembak Yosua meski sudah tergeletak di lantai. Kuat mengaku Richard terus menembak Yosua yang sudah terkapar.
"Setelah Yosua tengkurap apakah saudara melihat Richard masih nembak Yosua?" tanya Febri.
"Seingat saya iya," kata Kuat.
"Saya bisa tegaskan ya berarti saudara melihat Richard menembak Yosua setelah Yosua jatuh tengkurap?" tanya Febri.
"Betul," jawab Kuat.
Berita Terkait
-
Ferdy Sambo Bela Bripka Ricky dan Kuat Ma'ruf: Mereka Dizalimi
-
Panas! Sambil Membentak, Pengacara Putri Candrawathi Cecar Bharada E Soal Tugasnya sebagai Brimob
-
Ricky Rizal Pasang Badan Untuk Ferdy Sambo: Saya Tidak Melihat Pak FS Tembak Yosua, Sumpah!
-
Kuat Maruf Sebut Rambut Putri Acak-acakan dan Seprai Kasur Berantakan Usai Yosua Mengintip
-
Kesaksian Richard Eliezer: Almarhum Mau Angkat Putri Candrawathi Tapi Ditepis
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus
-
Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet
-
Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana
-
Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat
-
LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!
-
Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh
-
Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK
-
Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha