Suara.com - Seorang warganet mencoba memberi saran kepada Presiden Jokowi selaku ayah Kaesang Pangarep agar tak perlu memberi kado pernikahan. Hal ini lantaran Kaesang terhitung sudah melakukan pelanggaran KUHP pasal penghinaan presiden.
Warga TikTok ini menyoroti konten Kaesang yang banyak membuat meme soal keluarganya. Ia pun menyebut aksi Kaesang ini bisa masuk pelanggaran KUHP terbaru dengan ancaman denda Rp200 juta.
"Karena Mas Kaesang upload di Twitter-nya foto Pak Jokowi waktu gendong Mas Kaesang itu dijadikan meme," kata pemilik akun TikTok @pep3ng ini.
Penyebaran foto oleh putra bungsu Presiden Jokowi ini dianggap melanggar Pasal 218 RKUHP yang kini sudah menjadi KUHP.
"Isinya, setiap orang yang di muka umum menyerang kehormatan dan harkat martabat diri presiden atau wakil presiden bisa dipidana sampai 3 tahun 6 bulan atau kena denda sampai 200 juta," bunyi pasal penghinaan presiden yang dibaca oleh Tiktoker tersebut.
Warganet ini menyarankan sebuah solusi yang menurutnya seimbang untuk Kaesang sekaligus Jokowi.
"Adukan aja Pak, Mas Kaesang, biar kena denda 200 juta," saran warganet itu.
Dari denda itulah nantinya bisa digunakan Jokowi sebagai kado pernikahan untuk putranya.
"Jadi Pak Jokowi nggak perlu ngasih kado ke Mas Kaesang, biar Mas Kaesang bayar denda ke Pak Jokowi, nah dendanya dijadikan kado. Win win solutin," warganet itu menyimpulkan.
Video milik Tiktoker itu lantas direspons oleh Kaesang yang sepertinya tidak menyetujui solusi tersebut.
"Win-win solution gundulmu," balas Kaesang lewat Twitternya, Selasa (13/12/2022).
Sebelumnya, Kaesang memang beberapa kali membagikan potret keluarganya saat acara pernikahan dengan Erina Gudono. Salah satunya adalah potret Jokowi gendong Kaesang ketika acara siraman.
Momen Jokowi menggendong Kaesang Pangarep setelah selesai siraman justru menjadi perhatian warganet.
Warganet teringat dengan permintaan Kaesang Pangarep untuk tidak digendong. Terlebih, Jokowi juga terlihat keberatan dalam foto yang diunggah tersebut.
Meski sempat tertawa, Kaesang merasa kasihan dan meminta agar Presiden Jokowi berhenti menggendong saat prosesi siraman itu. Namun, Jokowi tetap menggendong putranya itu hingga menuruni tangga. Tampak, sang istri Iriana Jokowi terlihat berada di belakang Gibran saat Jokowi menggondong putranya itu.
"Udah kasihan bapak, mau sampai mana?" kata Kaesang kepada bapaknya.
Sembari menggendong Kaesang, Jokowi juga memberikan ucapan terima kasih kepada tamu undangan di acara pernikahan Kaesang-Erina.
"Matur nuwun, makasih, makasih," kata Jokowi.
Berita Terkait
-
Erina Gudono Bagikan Potret Saat Kirab di Pernikannya Dengan Kaesang, Warganet Sebut Bak Royal Wedding Pangeran William & Kate Midlleton Versi Lokal
-
Paspampres Curhat Kaki Lecet Nikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono Sampai Pakai Plester
-
MUA Bennu Sorumba Sebut Tanggal Pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono Sudah Ditetapkan Sejak Bulan Juni Lalu
-
Bikin Warganet Penasaran, Kaesang Pangarep Menghilang dari Twitter Selama 7 Jam
-
Gagal Jadi Istri Kaesang, Felicia Tissue Didoakan Jadi Menantu Presiden 2024
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah