Suara.com - Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno Siregar membenarkan penembakan terhadap seorang pengedar narkoba di kawasan Cipayung, Jakarta Timur.
Ia membenarkan, jika penembakan tersebut terjadi pada Jumat (16/12/2022) petang.
"Betul mas, kejadiannya kemarin," kata Krisno saat dikonfirmasi wartawan.
Dalam peristiwa itu, ada dua pelaku yang ingin ditangkap yakni F dan R (sebelumnya ditulis MF dan M ). Keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Penangkapan dilakukan berkaitan dengan kepemilikan ganja seberat satu kilogram oleh keduanya.
"Peredaran gelap satu kilogram ganja," ujar Krisno.
Pelaku F harus dilumpuhkan dengan cara ditembak karena melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri.
"Tersangka F terpaksa ditembak petugas karena berusaha melawan petugas dan melarikan diri," katanya.
Sebelumnya diberitakan, terjadi peristiwa penembakan di kawasan Cipayung, Jakarta Timur. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Ahsanul Muqaffi peristiwa itu awalnya diduga kejadian perampokan.
Baca Juga: Pengedar Ganja Ditembak Polisi Saat Transaksi di Cipayung Jakarta Timur
Namun belakangan diketahui penangkapan terhadap dua orang pengedar ganja. Ahsanul bilang pelaku yang ditembak dibawa ke Rumah Sakit Polri, Keramat Jati untuk mendapatkan perawatan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Risiko Matahari Kembar di Tubuh Polri, Mengapa Kapolri Pilih Mundur Ketimbang Jadi Menteri?
-
Aktivis 98 Kritik Pernyataan 'Titik Darah Penghabisan' Kapolri: Siapa yang Mau Dihadapi?
-
Geger! Jutaan Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis, Nama Donald Trump Muncul 5.300 Kali
-
Diterpa Isu Reshuffle, Pratikno Tegas Bantah Siapkan Surat Pengunduran Diri
-
Kemenkes: Gas N2O yang Muncul di Kasus Lula Lahfah Punya Aturan Ketat
-
Pengamat: Dasco Kini Jadi 'Buffer Power' Presiden, seperti Taufiq Kiemas dan Yenny Wahid Dulu
-
KPK Segera Tahan Gus Yaqut dan Gus Alex usai Audit Kerugian Negara Rampung
-
Rhenald Kasali: Kita Hidup di Abad Ketidakpastian, Saat Perasaan Menggerakkan Dunia Digital
-
Banjir Ganggu Transjakarta Pagi Ini, 3 Rute Dialihkan dan Sejumlah Halte Tak Terlayani
-
Menag Nasaruddin Umar: NU Pesantren Besar, Kuat karena Akhlak dan Moderasi