Suara.com - Momen kemenangan Argentina sebagai juara Piala Dunia 2022 masih terasa hingga kini. Terlebih oleh sebuah keluarga di Sulawesi yang memberi nama Muhammad Messi untuk bayi baru lahir.
Argentina sendiri memenangkan laga final yang digelar pada Minggu (18/12/2022) lalu di Qatar. Mereka berhasil menaklukkan Prancis melalui tendangan penalti.
Adapun nama bayi itu terinspirasi dari kapten tim Argentina, Lionel Messi. Di balik pemberian nama tersebut juga memiliki beragam fakta menarik. Berikut poin-poin selengkapnya.
Satu keluarga penggemar Lionel Messi dan Timnas Argentina
Pemberian nama Muhammad Messi rupanya merupakan ide dari sang kakek, Pua Raju. Ia bersama istrinya, Nurma sangat menyukai sosok Lionel Messi.
Begitu pun dengan kedua orang tua si bayi, Sirajuddin dan Wardana yang menggemari tim nasional (timnas) Argentina.
Kakek muhammad Messi penuhi nazar
Pua Raju kerap bernazar jika Argentina memenangkan Piala Dunia 2022, ia akan mengecat rumahnya dengan warna bendera Argentina. Lalu, memberi nama Muhammad Messi untuk cucunya pun menjadi bentuk dukungan kepada timnas tersebut.
Baca Juga: Lionel Messi Jadi Wajah Baru Uang 1000 Peso? Badan Pengatur Keuangan Argentina Pertimbangkan Hal Ini
Pua Raju juga sempat viral setelah menyelesaikan nazar berjalan kaki sejauh 6 kilometer. Tepatnya dari Desa Manjopai menuju Desa Camba-camba untuk menemui cucunya. Ia tidak sendiri karena didampingi istri dan suporter Argentina yang lain.
Muhammad Messi lahir saat momen kemenangan Argentina
Menurut informasi yang beredar, Muhammad Messi lahir pada saat Piala Dunia 2022 digelar. Tepatnya ketika Argentina berhasil menaklukkann Meksiko pada 27 November lalu dengan skor 2-0.
Ditambah, kelahiran bayi Messi juga menjadi momen yang sangat bersejarah bagi keluarga Pua Raju karena tim yang didukungnya itu berhasil memenangkan Piala Dunia 2022 usai mengalahkan Prancis.
Rumah kakek Muhammad Messi dikunjungi banyak orang
Setelah dicat dan dihias dengan pernak-pernik serba Argentina, rumah Pua Raju seringkali didatangi tetangga dan supporter lain. Mereka mengaku tak bisa memalingkan pandangan dari kediaman kakek Muhammad Messi ini.
Berita Terkait
-
Lionel Messi Jadi Wajah Baru Uang 1000 Peso? Badan Pengatur Keuangan Argentina Pertimbangkan Hal Ini
-
Pernikahan Anak SMP di Bulukumba Viral, Pengantin Pria Masih 12 Tahun
-
Legenda Hidup Juventus, Bagikan Momen Messi dan Mbappe di Piala Dunia Qatar
-
Di Kampung Halaman, Lionel Messi Tak Bisa Masuk Rumah!
-
Kylian Mbappe Dibully, Menteri Olahraga Prancis Akan Layangkan Protes kepada Pihak Argentina
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan