Basuki Hadimuljono dipercaya untuk menjadi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) hingga saat ini.
3. Airlangga Hartarto
Airlangga Hartarto saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator di Bidang Perekonomian.
Ketua Umum Partai Golkar tersebut masuk sebagai pembantu presiden pada tanggal 27 Juli 2016 atau pada periode pertama Jokowi menjabat sebagai presiden.
Pada saat itu, Airlangga Hartarto diangkat menjadi Menteri Perindustrian. Airlangga Hartarto menggantikan Saleh Husin yang terkena reshuffle kedua pada Kabinet Kerja.
4. Pratikno
Menteri lain yang awet dipertahankan oleh Presiden Jokowi adalah Pratikno. Bahkan diketahui Pratikno tidak pernah berganti baik pada saat dalam Kabinet Kerja maupun Kabinet Indonesia Maju.
Sejak pertama kali menjabat sebagai menteri pada tanggal 27 Oktober 2014, Pratikno masih bertahan di kursi Menteri Sekretaris Negara.
5. Muhadjir Effendy
Baca Juga: Sinyal Reshuffle Kabinet Jokowi, Menteri Kader Partai Ini Kemungkinan Didepak
Diketahui, Muhadjir Effendy masuk ke dalam lingkaran Kabinet Kerja pada tanggal 27 Juli 2016. Ia mengisi posisi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang sebelumnya diisi oleh Anies Baswedan.
Kemudian, pada periode kedua Presiden Jokowi, Muhadjir Effendy tetap dipertahankan. Namun, ia diberikan jabatan baru yakni sebagai Menteri Koordinator di Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).
6. Retno Marsudi
Tidak hanya Pratikno, Retno Lestari Priansari Marsudi atau Retno Marsudi juga dipertahankan oleh Presiden Jokowi.
Retno Marsudi pertama kali menjabat sebagai Menteri Luar Negeri pada tanggal 27 Oktober 2014, posisi dari Retno Marsudi tidak pernah digantikan.
7. Sri Mulyani
Sosok menteri lain yang awet dalam pemerintahan Presiden Jokowi adalah Sri Mulyani.
Berbeda dengan Retno Marsudi yang bergabung sejak Kabinet Kerja pertama kali dibentuk, Sri Mulyani masuk pada tanggal 27 Juli 2016, atau pada saat Presiden Jokowi melakukan reshuffle kabinet untuk kedua kalinya.
Sri Mulyani menjadi Menteri Keuangan untuk menggantikan Bambang Brodjonegoro yang saat itu digeser menjadi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas.
Jabatannya yaitu sebagai Bendahara Negara terus diisi oleh Sri Mulyani sampai Kabinet Indonesia Maju atau sampai saat ini.
8. Yasonna Laoly
Menteri Yasonna Laoly juga menjadi salah satu menteri yang dipertahankan oleh Presiden Jokowi selama dua periode lamanya.
Sejak pertama kali ia menjabat menjadi menteri yaitu pada tanggal 27 Oktober 2014, Yasonna Laoly dipercaya untuk mengisi pos Menteri Hukum dan HAM.
Yasonna memang sempat mengundurkan diri sebagai pembantu presiden pada tanggal 1 Oktober 2019, dengan alasan politikus PDIP tersebut terpilih menjadi anggota DPR RI.
Namun, Yasonna kembali ditunjuk oleh Presiden Jokowi untuk menduduki kursi yang sama, yaitu Menteri Hukum dan HAM dalam Kabinet Indonesia Maju.
9. Agus Gumiwang
Agus Gumiwang menjabat sebagai Menteri Perindustrian. Sebelumnya, politikus dari Partai Golkar tersebut menjabat sebagai Menteri Sosial sejak 28 Agustus 2018 sampai tanggal 20 Oktober 2019.
Ia menggantikan kolega satu partainya yaitu Idrus Marham yang dicopot dari jabatannya karena ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi PLTU Riau-1.
10. Budi Karya Sumadi
Diketahui, Budi Karya Sumadi masuk ke dalam kabinet pada era reshuffle kedua, yaitu pada tanggal 27 Juli 2016.
Budi menjabat sebagai Menteri Perhubungan yang sebelumnya diisi oleh Ignasius Jonan.
Jabatannya sebagai Menhub kembali berlanjut setelah Presiden Jokowi kembali menjadi presiden di periode kedua.
Budi dikenal sebagai salah satu menteri yang paling dekat dengan Presiden Jokowi. Oleh karenanya, ia kerap menjadi pilihan Presiden Jokowi saat masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
11. Siti Nurbaya Bakar
Siti Nurbaya Bakar merupakan menteri wanita ketiga yang jabatannya dipertahankan oleh Presiden Jokowi.
Bahkan, posisinya tersebut diketahui tidak pernah berubah sejak era Kabinet Kerja 2014-2018 sampai Kabinet Indonesia Maju 2019-2024.
Siti Nurbaya Bakar mengisi posisi sebagai Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Tag
Berita Terkait
-
Sinyal Reshuffle Kabinet Jokowi, Menteri Kader Partai Ini Kemungkinan Didepak
-
Musra Relawan Jokowi di Lampung Hasilkan Prabowo - Erick Sebagai Capres dan Cawapres 2024
-
Bela Dua Menteri Nasdem di Tengah Isu Reshuffle, Irma Suryani: Djarot PDIP Jangan Asal Bunyi!
-
Luqman Hakim PKB Endus Isu Banyak Menteri Bakal Ditendang Dari Kabinet Jokowi, Siapa Saja Mereka?
-
Fakta-fakta Kode Halus Jokowi Reshuffle Kabinet: Siapa yang Bakal Kena?
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN