Suara.com - Munculnya nama Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi dalam isu reshuffle kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat pengamat politi Rocky Gerung buka suara.
Rocky Gerung menyoroti rekam jejak TGB Zainul Majdi yang dinilainya kurang baik. Rocky mengungkit soal kasus korupsi yang pernah menyeret nama TGB saat menjabat sebagai Gubernur Nusa Tenggara Barat.
TGB digadang-gadang akan menggantikan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo jika Jokowi melakukan reshuffle.
"Tapi yang agak sulit kita pahami yaitu kapasitas dari orang yang akan menggantikan atau Tuan Guru Bajang tuh," kata Rocky dalam kanal Youtube-nya, Rabu (28/12/2022).
Rocky bahkan menyebut TGB punya komorbid korupsi yang dinilainya bisa bermasalah.
"Kita tahu Tuan Guru Bajang juga ada kasus kemarin-kemarin, dan tentu soal semacam inni yang kita sebut sebagai komorbid sehingga diperlukan semacam vaksinasi," ujar Rocky.
Mantan dosen Universitas Indonesia ini turut menyoroti soal posisi TGB yang sebelumnya merupakan politisi NasDem kemudian pindah ke Perindo.
"Udah pada ngirim sinyal tuh jadi pasti NasDem akan sakit hati, itu kok pernah kira usir dari Nasdem, gampangnya begitu kira-kira malah dipanggil lagi sama Istana," ungkapnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo dikabarkan akan melakukan reshuffle kabinet. Menteri-menteri dari partai NasDem diduga akan didepak dari kabinet.
Baca Juga: Membaca Potensi Partai Perindo Masuk Kabinet, Rocky Gerung: Jokowi Mau Manfaatin Hary Tanoe
Banyak yang mengaitkan kabar ini dengan isu politik, di mana hubungan Jokowi dan Ketua Umum NasDem Surya Paloh telah renggang.
Dengan demikian nama menteri pertanian Syahrul Yasin Limpo turut berpotensi dicopot. Lalu nama eks Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang digadang-gadang menjadi pengganti Syahrul.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Tag
Berita Terkait
-
Membaca Potensi Partai Perindo Masuk Kabinet, Rocky Gerung: Jokowi Mau Manfaatin Hary Tanoe
-
Rocky Gerung Curiga KPK: Khofifah Calon Kuat Wakil Presiden Dampingi Anies Baswedan
-
Tuan Guru Bajang Gantikan Yasin Limpo: Lewat Perindo Jokowi Depak Nasdem
-
Kenang Babe Ridwan Saidi, Rocky Gerung: Teman Baik Saya Tuh
-
TGB Tak Cocok Gantikan Syahrul Yasin Limpo, Rocky Gerung Beberkan Alasan Ini
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia