Suara.com - Asisten Rumah Tangga (ART) Ferdy Sambo yang bernama Sartini mengaku tak mengenal Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Hal itu diungkapkan Sartini ART Sambo melalui kesaksian tertulisnya, yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum di persidangan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Sartini mengaku tak mengenal dengan mendiang Brigadir J karena baru bekerja di rumah Sambo selama satu bulan.
"Saya tidak mengenal almarhum Yosua Hutabarat dikarenakan saya baru bekerja selama satu bulan," ucap jaksa membacakan keterangan Sartini ART Sambo, dikutip Suara.com dari tayangan Kompas TV pada Kamis (29/12/2022).
Dalam kesaksian tertulisnya, Sartini menyampaikan kegiatannya sebagai ART Sambo di rumah Saguling dan rumah Duren Tiga.
Pada tanggal 2 Juli 2022, Sartini mengatakan masih berada di rumahnya di Kuningan. Dia bertolak ke Jakarta pukul 19.00 WIB dengan travel untuk bekerja di rumah Sambo. Sartini tiba di rumah Saguling pada tanggal 3 Juli 2022 pukul 04.00 WIB.
Saat itu, Kodir ART Sambo menyambut kedatangan Sartini di rumah Saguling.
"Kemudian yang saya ketahui, rumah itu milik Bapak Ferdy Sambo. Setiba saya di rumah tersebut saya diterima oleh saudara Diryanto alias Kodir," tulis Sartini.
Sartini lalu beristirahat sampai sore hari, kemudian dia pun berkenalan dengan ART Sambo lainnya.
Baca Juga: Melawan! Tak Sudi Dipecat Polri, Ferdy Sambo Gugat Presiden Jokowi dan Kapolri ke PTUN
Dia mengaku berkenalan dengan Jiah, Susi, dan Kodir. Tak hanya ART Sambo, Sartini juga mengaku berkenalan dengan Damson selaku sekuriti Ferdy Sambo.
Ketika melakukan perkenalan, Jiah menjelaskan mengenai pekerjaan yang akan Sartini lakukan sehari-harinya ke depan di rumah Sambo.
Pada tanggal 3 Juli itu, Sartini juga sudah mulai bekerja membersihkan rumah dan berkenalan dengan anak-anak Sambo-Putri.
Sartini juga tak sempat berkenalan dengan Ferdy Sambo serta Putri Candrawathi kala itu karena keduanya masih berada di Magelang.
"Saya dikenalkan kepada anak dari bapak Ferdy Sambo yang bernama kak Trisha dan mas Arka, sedangkan berdasarkan keterangan saudari Jiah untuk bapak Ferdy Sambo dan Ibu Putri Candrawathi sedang tidak ada di rumah karena sedang di Magelang dalam rangka mengantar anak sekolah," ungkapnya.
Pada tanggal 4-8 Juli, Sartini melakukan kegiatan sebagai ART seperti biasa.
Berita Terkait
-
Melawan! Tak Sudi Dipecat Polri, Ferdy Sambo Gugat Presiden Jokowi dan Kapolri ke PTUN
-
Malah Temui Brigadir J yang Katanya Melecehkan, Putri Bikin Pakar Heran: Saya Sanksi Ada Kejahatan Seksual
-
Daftar 35 Bukti Jadi 'Senjata Pamungkas' Demi Ringankan Hukuman Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi
-
CEK FAKTA: Ferdy Sambo Tampar Putri Candrawathi di Persidangan, Benarkah?
-
Harapan Haru Trisha Eungelica Putri Ferdy Sambo di Tahun 2023: Semoga Tetap Bertahan Hidup
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!