Suara.com - Bagi remaja yang beranjak dewasa di era 90-an cerita stensil atau stensilan. Merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), definisi 'stensil' adalah alat untuk merekam tulisan dan gambar.
Sedangkan arti 'stensilan' adalah hasil dari merekam atau mencetak dengan stensil atau cetakan stensil. Nah, di era 70 sampai 90-an, di kalangan masyarakat umum, khususnya remaja di zaman itu, istilah stensil mengacu pada karya-karya yang mengusung tema erotisme. Karya tersebut juga bisa disebut sebagai sastra stensil.
Umumnya, karya-karya sastra stensil dituangkan dalam cerita pendek bertema erotis nan menggugah gairah. Tak pelak, meski dianggap bacaan rendah tapi peminatnya sangat banyak.
Pada masa itu, karya stensil amat mudah ditemui dan didapati. Harganya murah, dan bisa jadi tak seimbang dengan ide-ide dari para penulisnya.
Coba tanya ke seseorang yang Anda anggap lebih tua atau setidaknya kelahiran 80-an, siapa Enny Arrow? Iya, dia adalah salah satu penulis stensilan paling terkenal saat itu. Enny Arrow diketahui bernama asli Eni Sekaesih menuliskan novelnya pertamanya pada 1965 dan mulai aktif menulis bacaan stensilan pada pertengahan 1970—1990-an.
Karya-karyanya juga lebih banyak bergenre romansa dengan penggambaran adegan panas yang banyak menggunakan hiperbola. Walau begitu, ia pun turut menyisipkan persoalan sosial budaya dalam karyanya. Karya-karyanya antara lain "Gairah Cinta", "Noda-Noda Merah", "Balada Didong", "Selembut Sutera", dan "Malam Kelabu".
Di masanya, cerita-cerita stensilan amat booming. Di sebuah obrolan dari seseorang yang beranjak dewasa di awal 90-an, ia nekat mencuri buku milik abangnya demi bisa membaca cerita stensilan.
Erotisme Ibu Mertua Dan Menantu
Waktu berlalu, cerita stensilan pun menghilang, hal itu seiring dengan pesatnya perkembangan zaman dan teknologi. Bacaan warga pelan-pelan bergeser dari buku beralih secara online.
Maraknya teknologi informasi dan media sosial menjadikan berbagai kabar, konten apapun cepat tersebar hingga muncul istilah 'viral'. Nah, ada fakta yang viral beberapa hari terakhir, yakni soal cerita perselingkuhan antara ibu mertua dengan menantu.
Nah, fakta perselingkuhan mertua dengan menantu itu layaknya ide-ide di karya stensilan yang ceritanya terkadang melebar di luar nalar. Bisa-bisanya seorang ibu mertua selingkuh dengan menantu, bahkan sampai digerebek warga.
Cerita perselingkuhan itu bermula saat seorang perempuan muda bernama Norma Risma menceritakan kronologi penggerebekan yang terjadi di rumah kontrakannya di Serang, Banten. Mulanya ia mengunggah ceritanya di media sosial hingga viral ke mana-mana.
Akhirnya ia pun diundang salah satu Youber Denny Sumargo. Dalam tayangan Youtube itu Norma menceritakan bagaimana kronologi ibundanya kepergok selingkuh dengan suaminya. Belakangan, Norma sudah bercerai dengan sang suami karena peristiwa memilukan itu.
Ceritanya, saat itu siang hari Norma sedang bekerja, sedangkan sang ayah juga bekerja di Jakarta dan biasanya pulang seminggu sekali. Sementara sang suami tengah berada di rumah karena kerja di waktu shift 2.
Norma juga memiliki usaha warung mie ayam, di mana saat itu sang suami yang menunggu. Di dekat warung itu ada kontrakan yang ia tinggali bersama sang suami.
Berita Terkait
-
Sudah Minta Maaf, Ibu Kandung Norma Dianggap Tidak Ada Rasa Penyesalan?
-
Ibunda Norma Risma Katanya Hamil usai Digasak Rozy Zay Hakiki Berkali-kali? Simak Faktanya
-
Sudah Ketahuan Berhubungan Intim dengan Mantan Suami, Ibu Norma Risma Minta Maaf: Mamak Tetap Ibumu, Sekarang Kemana-mana Malu
-
Rozy Zay Hakiki yang Zina dengan Mertua Sering Gonti-ganti Pasangan Seks, Emangnya Gak Ngeri Kena Penyakit Kelamin?
-
15 Juta Masyarakat Indonesia Soroti Kisah Norma Risma, Cerita Ibu Kandung Selingkuh dengan Menantu
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan