Dalam unggahannya itu, Nadia juga mengaku sangat kesal dan marah dengan tindakan dua pria yang menyawernya itu.
Namun, ia menyatakan tak bisa menghentikan begitu saja bacaan Al Quran yang tengah ia lakukan.
"Dan pada saat saya disawer itu posisinya saya masih ngaji belum selesai. Tidak mungkin saya mau langsung tegur atau saya langsung berhenti turun dari panggung karena itu termasuk adab dalam membaca Al Quran. Pada saat saya disawer itu saya memang marah dan kesal sekali," tulis Qariah Nadia Hawasy.
Setelah selesai membaca ayat suci Al Quran, Nadia langsung turun dari panggung dan mencari pihak panitia acara tersebut.
Ia lantas menegur panitia dan mengungkapkan rasa kesalnya. Nadia mengaku tidak dihargai dan tidak dihormati sebagai qariah.
"Gak lama setelah saya disawer saya langsung sodaqallah turun dari panggung, baru saya langsung tegur panitianya. Jadi sebetulnya panitia yang salah, gak menghormati kita sebagai pembaca Al Quran," tambahnya.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Tag
Berita Terkait
-
Jemaah Pria Sawer Nadia Hawasyi dan Uang Diselipkan ke Jilbab, DPR: Pakai Adab Amplopin kalau Mau Apresiasi
-
Duit Diselipin ke Jilbab Ustadzah Nadia Hawasyi Bikin Murka, MUI Kecam Keras Kelakuan Jemaah Tak Hargai Al Quran
-
Momen Ustazah Nadia Hawasyi Disawer saat Baca Alquran Tuai Kecaman: Niat Baik Caraya Harus Baik!
-
DPR Mengecam! Qoriah Bukan Biduan Dangdut yang Disawer Duit karena Goyang Dombret!
-
Klarifikasi Qoriah yang Disawer Saat Ngaji di Atas Panggung: Saya Marah dan Kesal Sekali
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan