Suara.com - Beredar kabar mengenai Presiden Joko Widodo telah resmi menunjuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebagai pasangan calon yang akan maju dalam Pilpres 2024.
Informasi terkait Ganjar-Prabowo resmi ditunjuk Jokowi sebagai pasangan calon yang akan maju di kontestasi tersebut disebarkan melalui video yang diunggah oleh akun Facebook Kuat Kita Bersinar dan Seterah Kamu pada 27 Desember 2022 lalu.
Dalam unggahannya, akun Facebook tersebut menuliskan narasi sebagai berikut.
"Demi Kesejahteraan Bangsa! Jokowi Resmikan Duet Dua Putra Terbaik Indonesia."
Selain itu, dalam thumbnail video yang dibagikan, tampak foto Jokowi yang diapit oleh Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.
"Sah, Ganjar dan Prabowo Maju 2024. Jokowi Resmikan Duet Dua Putra Terhebat Indonesia," keterangan di bagian thumbnail video seperti dikutip Suara.com pada Rabu (11/1/2023).
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran, klaim Jokowi resmi menunjuk Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto sebagai pasangan calon yang akan maju dalam Pilpres 2024 adalah tidak benar.
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Foto Kaesang Pangarep Pakai Kaos Berlogo Palu Arit?
Faktanya, dalam video berdurasi 7 menit 53 detik ini narator justru hanya membacakan artikel berjudul Prabowo Diramal Bakal Bersedia Jadi Cawapres Ganjar Pranowo, Pengamat Sebutkan Banyak Alasannya yang diunggah oleh media Tribunjabar.id pada 26 November 2022 silam.
Dalam artikel tersebut mengulas soal pernyataan pengamat politik Ray Rangkuti soal kesediaan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk menjadi calon wakil presiden yang akan mendampingi Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.
Terlepas dari isi video itu, hingga sekarang juga tidak ada informasi valid atau kredibel mengenai kabar Jokowi resmi menunjuk Ganjar-Prabowo untuk maju dalam kontestasi Pilpres mendatang.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Jokowi resmi menunjuk Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto untuk maju dalam Pilpres 2024 adalah keliru.
Informasi yang telah tersebar tersebut masuk dalam hoaks kategori konten menyesatkan.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Benarkah Foto Kaesang Pangarep Pakai Kaos Berlogo Palu Arit?
-
CEK FAKTA: Ganjar Pranowo Dijemput Aparat Gegara Penyalahgunaan Dana Baznas, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Anies Baswedan Kedapatan Makan di Warung Babi Guling, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Kaesang Pakai Kaos Berlogo Palu Arit yang Jadi Tren Anak Muda, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Benarkah Anies Baswedan Setor Uang Rp500 Miliar ke FPI?
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan