Suara.com - Beredar informasi yang menyebutkan bahwa Presiden Joko Widodo atau Jokowi mencopot enam menteri sekaligus.
Informasi tersebut bermula dari video yang diunggah oleh pengguna akun Facebook pada 27 Desember 2022.
Video itu menampakkan sampul dan judul yang menarasikan bahwa Jokowi tengah bersih-bersih kabinet dari pengkhianat dengan mencopot enam menteri sekaligus.
Berikut narasinya:
"ENAM MENTERI DICOPOT JOKOWI BERSIHKAN KABINET DARI PENGKHIANAT"
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Menurut penelusuran, sampul dan judul dalam video tersebut tidak sesuai. Pada isi video tak menjelaskan informasi bahwa Presiden Jokowi membersihkan kabinet dari pengkhianat dengan mencopot enam menteri.
Isi video berbeda dengan judul dan sampul yang justru hanya membahas tentang enam menteri yang sudah di-reshuffle selama periode kedua.
Baca Juga: Kala Jokowi Semangat Lakukan Hilirisasi Industri: Kita Harus Berani, Tidak Boleh Takut
Pada video tersebut, narator hanya membacakan berita dari artikel Tribunnews.com yang berjudul "Isu Reshuffle Kabinet Kembali Menguat, Ini Daftar 6 Menteri yang Dicopot Jokowi di Periode Kedua", terbit pada 26 Desember 2022.
Diketaui sebelumnya, isu reshuffle kabinet memang sudah berembus. Namun hingga berita ini diterbitkan, Jokowi belum mengumumkan kapan bakal terjadi kocok ulang kabinet tersebut.
Kesimpulan
Melalui berbagai penejlasan di atas, maka informasi yang menyatakan bahwa Jokowi mencopot enam menteri sekaligus adalah salah.
Video tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan atau hoaks.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
BMKG Prediksi Jakarta Kian Gerah pada September-Oktober Akibat Musim Kemarau dan El Nino
-
Wali Kota Bekasi Telepon Langsung Pramono, Minta Subsidi Transjabodetabek Tak Dipangkas
-
Harga Pertamax Melonjak, Pemerintah Sedang Rumuskan Stimulus bagi Masyarakat
-
Ketidakhadiran Andrie Yunus di Sidang Berujung Kritik Hakim: Dinilai Lecehkan Pengadilan
-
Pertamax Naik Tajam, DPR Prediksi Inflasi Nasional Ikut Terdorong
-
Singgung Lagu Mas Bahlil Ganteng, Mufti PDIP Kritik Kenaikan BBM: Kapan Pemerintah Memahami Rakyat?
-
Kenaikan Pertamax Jadi Sinyal Pemerintah Mulai Realistis Kurangi Beban APBN
-
Setahun Berjalan, Prof Nuh Soroti Dua Aspek Utama dalam Evaluasi Sekolah Rakyat
-
Mengapa Lahan Basah Kecil Perlu Diperhitungkan dalam Upaya Mitigasi Perubahan Iklim?
-
Mensos Gus Ipul dan Kepala KSP Bahas Perkembangan Program Sekolah Rakyat