Suara.com - Ketua DPW Mileanies Sulawesi Selatan sekaligus admin Forkom Relawan Anies Baswedan Sulsel Asri Tadda mengatakan bahwa sosok yang ideal untuk menjadi calon wakil presiden pendamping Anies Baswedan bukan merupakan tokoh dari partai.
"Kalau yang ideal dari kami relawan itu memang sebaiknya bukan dari partai. Ini supaya posisi semuanya enak," ucapnya pada Selasa (17/1/2023).
Sosok yang dinilai ideal menjadi cawapres mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut, yaitu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Menurutnya, Khofifah menjadi representasi perempuan dan Indonesia Timur karena berdarah Sulsel.
"Itu ada figur seperti bu Khofifah. Ibu Khofifah itu dianggap representatif perempuan. Yang kedua Indonesia Timur karena dia ada darah Sulselnya misalnya. Jadi dia bisa jadi representasi Indoneia Timur sehingga ini seimbang," ujarnya.
Kendati demikian, sebagai relawan Anies, pihaknya tetap menyerahkan sepenuhnya pilihan cawapres kepada Anies.
"Kalau pun misalnya ibu Khofifah nda jadi, nda bisa jadi cawapres sebenarnya kita nda persoalkan. Yang penting siapapun pilihan cawapresnya pak Anies, itu membuat pak Anies bisa menang jadi presiden," lanjutnya.
Seperti diketahui, Khofifah juga memiliki sepak terjang yang cukup mentereng. Di antaranya Ketua Umum Muslimat NU 4 Periode, Pimpinan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan DPR RI (1992–1997), Pimpinan Komisi VIII DPR RI (1995–1997), Anggota Komisi II DPR RI (1997–1998).
Khofifah juga pernah menjabat Wakil Ketua DPR RI (1999), Sekretaris Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa MPR RI (1999), Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan (1999–2001), Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (1999–2001), Ketua Komisi VII DPR RI (2004–2006), Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa MPR RI (2004–2006), Anggota Komisi VII DPR RI (2006), Menteri Sosial Kabinet Kerja (2014–2018) dan Gubernur Jawa Timur (2019-2024).
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Baca Juga: Punya Kedekatan dan Logistik, Erick Thohir Dinilai Berpotensi Jadi Cawapres PDIP
Berita Terkait
-
Ruhut Sitompul Dikatai Tolol, Gegara Setujui Cuitan Tolak Capres Berdarah Yaman
-
Punya Kedekatan dan Logistik, Erick Thohir Dinilai Berpotensi Jadi Cawapres PDIP
-
'Kami Beri Garansi' NasDem Tegaskan Anies Tak Akan Pulihkan Ormas Terlarang di Era Jokowi
-
Surya Paloh: Anies Jadi Simbol Perekat Koalisi Perubahan, Soal Cawapres Dia Yang Tentukan
-
CEK FAKTA: Sandiaga Uno Akhirnya Keluar Kabinet Demi Dukung Anies, Benarkah?
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani