Suara.com - Wali Kota Manado, Andrei Angow meminta masyarakat yang masih tinggal di bantaran sungai agar segera meninggalkan bangunannya. Pasalnya, potensi bencana pada bangunan di pinggir sungai bisa meningkat karena penahannya tergerus oleh aliran sungai berdebit tinggi saat curah hujan meningkat. Dengan kata lain, jika mereka masih bertahan di bantaran sungai, persoalan banjir di Kota Manado tak akan pernah usai.
"Sebagaimanapun kita bikin bendungan, sebanyak apapun waduk yang kita bikin. Kalau masyarakat tinggal di atas saluran, ya pasti akan terjadi banjir. Jadi, saya mohon dukungan dari masyarakat, jangan tinggal di bantaran pasti cerita ini akan terulang lagi," tegas Andrei Angow kepada awak media saat meninjau Bendungan Kuwil Kawangkoan di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara pada Minggu, (29/1/2023).
Andrei Angow menjelaskan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado telah menyediakan 2.047 unit rumah untuk merelokasi warga yang tinggal di bantaran sungai. Hanya saja, baru 400-500 unit rumah yang terisi. Sementara sisanya masih kosong, karena banyak masyarakat yang memilih tinggal di bantaran sungai alih-alih di Pandu Kecamatan Mapanget Kota Manado.
"Yang tinggal di bantaran sungai banyak, lalu banyak yang sudah dapat relokasi di Pandu tetapi tetap tinggal bantaran sungai," imbuhnya.
Menurut Andrei, relokasi masyarakat yang tinggal di bantaran sungai akan menjadi program prioritas Pemkot Manado untuk meminimalisir banjir. Kendati demikian, enggan melakukan penggusuran terhadap mereka yang masih nakal, meski sudah mendapatkan jatah. Dia masih memilih cara-cara persuasif untuk merelokasi warganya.
"Kami masih melakukan cara yang persuasif. Saya mohon dukungan dari media agar tolong diimbau juga," imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut, Andrei Angow juga menyadari bahwa lokasi rumah di Pandu Kecamatan Mapanget cukup jauh dari pusat kota. Ditambah lagi, fasilitasnya belum memadai. Namun, kata dia, Pemerintah Kota (Pemkot) berkomitmen akan terus berupaya untuk melengkapi fasilitas tersebut.
"Memang rada jauh, tapi kami akan benahi. Kita juga lagi melengkapi fasilitas di sana. Pemkot juga sudah menyediakan transportasi umum buat ke sana," katanya.
Sebagai informasi, ada 38 kelurahan yang tersebar di 10 kecamatan di Kota Manado yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor yakni Kecamatan Sario, Singkit, Malalayang, Wanea, Tuminting, Wenang, Bunaken, Mapanget, Wori dan Tikala. Dari 10 kecamatan tersebut, terdapat 3.866 kepala keluarga (KK) yang terdampak. Selain harta benda yang tersapu, bencana banjir dan longsor di Manado pada Jumat, (27/1/2023) menelan lima korban jiwa.
Baca Juga: Jauh Terbang ke Manado, Polda Metro Gerebek Markas Pinjol Ilegal Berkedok Koperasi Simpan Pinjam
Berita Terkait
-
Manado Diterjang Banjir Meski Sudah Ada Bendungan Kuwil Kawangkoan, Ini Kata Kementerian PUPR!
-
Pemkot Solo dan Kementerian PUPR Kaji Desain Bangunan Keraton Kasunanan Surakarta
-
Bapelitbangda Sebut Bendungan Kuwil Kawangkoan Efektif Mereduksi Banjir Kota Manado
-
Pemkot Surakarta dan Kementerian PUPR Kaji Desain Bangunan Keraton Solo
-
Hujan Deras, Manado Dikepung Banjir 8 Titik Lumpuh
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai