Suara.com - Menteri Komunikasi dan Informatikan (Kemenkominfo) Johnny G Plate akan diperiksa oleh Kejaksaan Agung RI terkait kasus korupsi pengadaan menara Base Transceiver Station atau BTS 4G di Kominfo. Hal tersebut dikonfirmasi Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumendana.
Pemanggilan menteri dari Partai NasDem itu juga dibenarkan Jaksa Agung ST Burhanuddin. Ia meminta seluruh pihak menunggu terkait kasus tindak pidana pencucian uang, di mana sosok Johnny G Plate bakal diperiksa.
Berkaitan dengan itu, rekam jejak hingga harta kekayaan Johnny G Plate pun turut menjadi sorotan.
Berikut ini merupakan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Johnny yang telah diserahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 16 Maret 2022.
Tanah dan Bangunan
Johnny G Plate memiliki harta berupa tanah dan bangunan dengan nilai total Rp141.463.603.886 atau Rp141 miliar.
Tanah dan bangunan tersebut tersebar di Manggarai, Cilegon, Depok, Jakarta Selatan, dan Luar Negeri. Sumber dana tanah dan bangunan tersebut berupa hibah baik dengan maupun tanpa akta, warisan, dan hasil sendiri dengan luas yang berbeda-beda.
Alat Transportasi dan Mesin
Johnny G Plate memiliki harta berupa alat transportasi dan mesin berupa mobil Toyota Alphard Minibus 2013 dari hasil sendiri senilai Rp320.000.000.
Baca Juga: Rekam Jejak Johnny G Plate, Dipanggil Kejagung Terkait Kasus Korupsi BTS
Lalu ada Mobil Mitsubishi Colt Truck 2013 dari hasil sendiri dengan nilai Rp140.000.000. Total harta kekayaannya berupa alat transportasi dan mesin pun Rp460.000.000.
Harta Bergerak Lainnya
Johnny G Plate memiliki harta berupa harta bergerak lainnya senilai Rp3.612.000.000 atau Rp3,6 miliar.
Surat Berharga
Johnny G Plate memiliki harta berupa surat berharga senilai Rp4.113.125.000 atau Rp4,1 miliar.
Kas dan Setara Kas
Berita Terkait
-
Rekam Jejak Johnny G Plate, Dipanggil Kejagung Terkait Kasus Korupsi BTS
-
Dugaan Dana Hibah Pariwisata Diselewengkan, PHRI Sleman: Kalau di Hotel dan Resto Sudah Sesuai Prosedur
-
Segini Jumlah Harta Kekayaan Anies Baswedan Usai Ramai Dituding Punya Utang Rp 50 Miliar ke Sandiaga Uno
-
Geger Relakan Utang Rp 50 Miliar ke Anies Baswedan, Ini Jumlah Harta Kekayaan Sandiaga Uno
-
WOW! Ternyata Segini Harta Sandiaga Uno yang Ikhlaskan Utang Rp50 miliar kepada Anies Baswedan
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi
-
Filosofi Jersey Soekarno Run 2026: Mengusung Semangat Berdikari dan Simbol Perjuangan
-
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut