Suara.com - Korban tabrak lari bernama Ellyefen (54) tewas usai dibuang dan ditelantarkan pelaku di dekat kadang ayam yang berada di kawasan Pancoranmas, Depok, Jawa Barat, pada Rabu (16/2/2023).
Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Fitri mengatakan, Ellyefen pertama kali ditemukan oleh warga di dekat kandang ayam sekitar pukul 14.30 WIB. Saat ditemukan Ellyefen dalam kondisi terluka pada bagian kaki kirinya.
"Babinsa sempat membawanya ke RSUD Sawangan namun pukul 17.49 WIB dinyatakan dokter korban meninggal dunia," kata Fitri kepada wartawan, Kamis (16/2/2023).
Fitri menuturkan dari hasil pemeriksaan awal diketahui bahwa korban Ellyefen awalnya berbocengan dengan Herlin Lestari (57) mengendari sepeda motor dari rumahnya menuju salah satu bank.
Kemudian, setibanya di Jalan Sawangan tepatnya di tanjakan depan Depok Town Center (DTC) mereka ditabrak oleh pelaku yang juga mengendarai sepeda motor.
"Si penabrak selanjutnya berkata ke Herlin 'sudah bu saya bertanggu jawab'. Akhirnya koban diboncengin si penabrak," tutur Fitri.
Herlin, kata Fitri, ketika itu sebenarnya sempat membuntuti pelaku dan korban. Namun, ia kehilangan jejak sampai akhirnya korban ditemukan warga di dekat kadang ayam yang sudah tidak beroperasi.
"Dugaan sementara yang bersangkutan dibuang yang menabrak karena tidak mau bertanggu jawab," ungkap Fitri.
Kekinian, lanjut Fitri, penyidik masih menyelidiki identitas pelaku. Dia berharap pelaku dapat segera tertangkap.
Baca Juga: Viral Berpelat Polri, Sopir Fortuner Pelaku Tabrak Lari Pemotor di Rawamangun Pakai Pelat Palsu
"Pelaku saat ini masih dalam penyelidikan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Menolak Lupa di Tanah Adat: Asa Kang Edai dan Astra Merawat Suku Osing
-
Penjualan Geely Group Melonjak Drastis di GIIAS 2026 Melalui Dominasi Mobil Listrik
-
Jalani Tes Calon Hakim Tipikor MA, Letkol Sudiyo Janji Bawa Budaya Peradilan Militer
-
Lawan Patriarki! 5 Novel Populer Ini Berisi tentang Kritik Feminisme
-
Dari Sampah Jadi Berkah: Kisah Armawati Gerakan Perubahan
-
Review Di Tanah Lada: Cerita Anak dan Kekerasan dalam Keluarga
-
Skin Tint Somethinc Apa Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Ini 12 Pilihan Shade-nya
-
El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?
-
Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren
-
4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati