Suara.com - Kecelakaan yang menimpa seorang mahasiswi Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur, Jawa Barat, Selvi Amalia Nuraeni (19) kini berbuntut panjang. Selvi ditabrak lari oleh mobil Audi A6 yang dikemudikan oleh seorang sopir bernama Sugeng.
Kecelakaan itu terjadi pada Jumat (20/1/2023) pada 14.55 WIB. Usai kecelakaan itu, diketahui bahwa pemilik mobil Audi A6 yang masuk dalam iring-iringan rombongan polisi tersebut adalah Kompol D atau Dwi Yuniar Mukti Setiawan.
Berkenaan dengan peristiwa tragis itu, berikut ini buntut panjang kasus tabrak lari Selvi mahasiswi Cianjur selengkapnya.
Sopir Audi A6 Ditahan
Iring-iringan mobil polisi yang berlangsung saat itu membuat Sugeng Guruh Gautama Legiman (41) selaku pengendara mobil Audi A6 dengan plat nomor B 1482 QH merasa percaya diri karena sang majikan mengenal polisi. Oleh karena itu, ia memberanikan diri menempel ke rombongan tersebut dan mengklaim bahwa dirinya sudah mendapatkan izin untuk masuk.
Kemudian, Sugeng mengikuti iring-iringan kendaraan polisi di Cianjur yang berujung insiden kecelakaan yang menewaskan Selvi pada Jumat (20/1/2023). Atas tindakan tersebut, Sugeng pun ditetapkan sebagai tersangka.
Kompol D Ketahuan Punya Istri Siri
Setelah itu, diketahui pula mobil Audi A6 itu membawa penumpang yang bernama Nur. Nur mengaku merupakan seorang istri polisi berinisial D.
Diketahui pula mobil Audi A6 itu merupakan milik sang suami yang dipinjamkan kepadanya karena mobilnya sedang berada di bengkel. Nur juga mengaku berani masuk ke iring-iringan tersebut karena sang suami adalah seorang anggota polisi.
Baca Juga: Dugaan Hubungan Gelap dengan Perempuan Inisial N Berbuntut Panjang, Kompol D Kehilangan Jabatan Ini
Setelah ditelusuri lebih lanjut, Kompol D ternyata adalah Kompol Dwi Yuniar Mukti Setyawan. Ia merupakan Kanit 2 Subdit 4 Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Nur merupakan istri siri dari Kompol D. Kombes Trunoyudi Wisnu Andiko telah memastikan Nur bukanlah istri sah D. Keduanya memiliki hubungan istimewa sejak April 2022. Kompol D pun diperiksa oleh Bidang Propam Polda Metro Jaya terkait pelanggaran etik perselingkuhan.
Kompol D Dinyatakan Melanggar Kode Etik Perzinaan
Setelah diperiksa oleh Bidang Propam Polda Metro Jaya terkait pelanggaran etik perselingkuhan, Kompol D ditetapkan melanggar kode etik profesi Polri.
"Melanggar kode etik profesi Polri berupa menurunkan citra Polri, Pasal 5 ayat 1 huruf b dan etika kepribadian berupa melakukan perbuatan perzinahan atau peeselingkuhan Pasal 13 huruf f Peratutan Kapolri Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri," tutur Trunoyudo kepada wartawan, Selasa (31/1/2023).
Kompol D ditetapkan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf b dan etika kepribadian berupa melakukan perbuatan perzinahan atau perselingkuhan Pasal 13 huruf f Peraturan Kepolri Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri.
Berita Terkait
-
Dugaan Hubungan Gelap dengan Perempuan Inisial N Berbuntut Panjang, Kompol D Kehilangan Jabatan Ini
-
Aib Terbongkar Punya Istri Siri dan Perkara Kecelakaan Mahasiswa Cianjur, Polda Metro Jaya Mutasi Kompol D
-
Fakta-fakta Kompol D: Pemilik Audi A6 hingga Suami Siri Sang Penabrak
-
Penabrakkan Mahasiswa di Cianjur, Berujung ke Kasus Dugaan Perselingkuhan Kompol D
-
Kompol D Ditahan Karena Punya Istri Siri, Bukan Selingkuhan
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
4 Personel Brimob Diamankan Usai Insiden Penembakan di Tambang Ilegal Bombana
-
Merangkak Pulang dari Semak Belukar: Kisah Nenek Saudah Korban Perlawanan terhadap Mafia Tambang?
-
Tunjangan Hakim Karir Tembus Rp110 Juta, Hakim Ad Hoc Ancam Mogok Sidang 12-21 Januari
-
Respons Istana soal Beredar Perpres Tugas TNI Atasi Terorisme
-
Aceh Masih 'Lumpuh', Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Hingga 22 Januari
-
Rekrutmen TNI AD 2026: Jadwal, Syarat Pendidikan, Batas Usia, dan Ketentuan Fisik
-
Jaksa Incar Aset Mewah Nadiem, Izin Sita Tanah-Bangunan di Dharmawangsa Diajukan ke Hakim
-
Anggota DPRD DKI Minta Bank Jakarta Benahi Keamanan Siber Sebelum IPO 2027
-
Pulang Nongkrong Ditangkap Polisi, Orang Tua Terdakwa Demo Berharap Bisa Idul Fitri Bersama Anak
-
Niat Kencan Berujung Petaka: AP Dituntut 1 Tahun Bui, Diduga Korban Salah Tangkap Demo Agustus