Suara.com - Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menanggapi soal maraknya kasus pelecehan seksual di dalam bus TransJakarta. Ia berencana memanggil jajaran direksi TransJakarta.
Pekan lalu pada tanggal 20 dan 25 Februari, terjadi dua kali kasus pelecehan seksual. Ia juga berencana membahas masalah ini bersama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI.
"Segera saja nanti saya panggil habis ini Transjakarta, Dishub," ujar Heru di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (3/3/2023).
Menurutnya, kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan tindakan tercela itu juga harus ditingkatkan.
"Ya harus masyarakat sadar jangan melakukan itu ya. Kalau masih ada nanti saya panggil lagi deh Transjakarta," ucapnya.
Selain itu, ia juga meminta penambahan kamera pengawas atau CCTV dengan teknologi pengenal wajah alias face recognition. Ia akan membahasnya lebih lanjut dengan pihak Transjakarta soal ini.
"Kemarin waktu saya ke Transjakarta kalau dia terdata, coba nanti kita pakai CCTV yang pakai ada ininya (face recognition). Ada beberapa yang sudah," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Anggarkan Beli Mobil Dinas Jeep Rp 2,3 Miliar untuk Pj Gubernur DKI, Sekda: Selama Ini Heru Pakai Mobil Dinas Setneg
-
Pemprov DKI Anggarkan Pembelian Jeep Rp2,3 M untuk Gubernur, Heru Budi: Saya Enggak Tahu
-
Tambah 20 Bus Pink Khusus Wanita, TransJakarta: Minimalisir Pelecehan Seksual
-
Kronologi Pelecehan Seksual Unand, Tersangka Pura-pura Menginap di Kos Calon Korban
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor