Suara.com - Sejumlah cara dilakukan untuk menghilangkan rasa trauma anak-anak yang menjadi korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang. Salah satunya dengan menghibur anak-anak.
Puluhan badut beratribut lengkap mendatangi lokasi pengungsian yang ada di RT 12/09 Rawabadak Selatan, Rabu (8/3/2023). Mereka menunjukan atraksi sulap hingga lelucon untuk menghibur anak-anak yang terdampak kebakaran.
Salah seorang perwakilan komunitas badut, Obi mengatakan kali ini mereka sengaja hadir untuk memberikan keceriaan bagi anak-anak, terutama mereka yang berdampak secara langsung.
"Ini adalah komunitas kita menghibur anak-anak korban bencana tidak hanya kebakaran saja yang lain juga kita senang dan kita bahagia semoga anak-anak indonesia makin bangkit makin kuat dan makin ceria," di lokasi, Rabu.
Tak hanya sekedar menghibur, para badut yang berjumlah sekitar 20 orang ini juga memberikan hadiah, seperti boneka dan juga alat tulis. Terpancar ekspresi ceria dari setiap wajah mungil para bocah yang hadir disana.
Obi berharap dengan kehadiran komunitasnya, dapat memberikan hiburan bagi anak-anak. Terlebih bisa mengobati rasa trauma pada anak pascakebakaran yang mengerikan pada Jumat (3/3) lalu.
"Kita selalu menghibur dan kita akan selalu memberikan keceriaan," ucapnya.
Sementara itu, salah satu anak korban kebakaran Muhammad Rofiq mengaku sangat terhibur dengan kehadiran para badut di tempat pengungsin.
"Lucu, menghibur dan mengasih hadiah. Seneng banget,” kata bocah itu.
Berita Terkait
-
Rendahkan Harga Nyawa Manusia, Ahli Waris Korban Kebakaran Depo Plumpang Tolak Uang Rp40 Juta Dari Pertamina
-
Pihak Pertamina Bisiki 'Jangan Percaya Berita Hoax' Saat Keluarga Korban Ogah Tandatangani Santunan Bersyarat
-
Satu Kantong Jenazah Berisi Potongan Tubuh Korban Kebakaran Pertamina Plumpang Sulit Diidentifikasi, Ini Penyebabnya
-
Melihat Aksi Para Badut Hibur Anak-anak Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang
-
Kebakaran Depo Plumpang Berujung Drama Para Politikus
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Daftar 11 Rusun yang akan Dibangun Jakarta pada 2027, Ada di Mana Saja?
-
Heboh Dugaan Uang Rp20 Juta untuk Alihkan Demo Mahasiswa, DPR: Jangan Beli Idealisme!
-
Prabowo Kantongi Data Pendana Demo, KSP Dudung Pastikan akan Ada Langkah Hukum
-
Energi Bersih Jadi Kunci Tingkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat Pesisir
-
MBG 'Caplok' 29 Persen Dana Pendidikan, BEM UI Adukan Nasib Kampus ke MK: Listrik Sering Padam!
-
Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat
-
Pesona Blok M: Dari Tempat Nongkrong Jadul ke Magnet Baru Jakarta Modern
-
Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur
-
Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit
-
Mekanisme Keberatan Jadi Instrumen Perlindungan Dalam Sengketa Merek dan Hak Cipta