Suara.com - Direktur Utama Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya Arief Nasruddin meminta masyarakat agar tak perlu khawatir dengan air PAM yang berbau kaporit. Sebaliknya, ia menyebut aroma zat kimia pada air bersih itu justru memiliki kualitas baik.
Hal ini dikatakan Arief saat menerima keluhan warga yang menyebut air PAM di rumahnya berbau kaporit saat acara talkshow di Balai Kota DKI pada Rabu (9/3/2022).
"Justru itu bagus. Air yang berbau kaporit itu artinya bagus," ujar Arief.
Arief mengatakan, pihaknya mencampurkan air bersih dengan kaporit agar air yang disalurkan ke rumah warga lebih steril. Adanya aroma kaporit menandakan proses sterilisasi itu berhasil sampai ke rumah warga.
"Karena kan adanya NRW (non revenue water) itu maka dikhawatirkan ada bakteri atau kuman pada airnya. Makanya kita pakai kaporit agar lebih aman," ucapnya.
Namun, Arief mengakui memang aroma kaporit berlebihan bisa mengganggu kenyamanan pelanggan. Karena itu, ia menyarankan agar masyarakat segera menghubungi petugas agar kadar kaporit di wilayah tersebut dikurangi.
"Kalau sudah bau ibaratnya seperti di kolam renang itu kan memang menggangu ya. Makanya boleh saja hubungi petugas biar nanti kaporitnya dikurangi. Saya juga akan cek langsung karena pengen tahu," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya
-
Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045
-
Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional
-
Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!