Suara.com - Beredar video dengan narasi yang mengklaim Anies Baswedan didepak Surya Paloh dari Partai NasDem karena terbukti ingkar janji.
Narasi itu dibagikan oleh akun YouTube KABAR POLITIK pada 19 Maret 2023. Akun ini membagikan thumbnail video yang menampilkan Anies Baswedan tengah bersama Surya Paloh dan tampak Presiden Jokowi sedang duduk.
Adapun narasi yang dibagikan pada thumbnail sebagai berikut.
"ANIES DI TENDANG DARI NASDEM JOKOWI TERDIAM.. KEPUTUSAN SURYA PALOH, MALAM INI"
Sementara itu, berikut narasi yang dibagikan dalam unggahan.
"("Terbukti Jelas Ingkar Janji") Keputusan Berani Surya Paloh Malam ini Mengejutkan !!"
Lantas, benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran, klaim yang menyebutkan Anies Didepak Surya Paloh dari Partai NasDem itu tidak benar.
Baca Juga: CEK FAKTA: Video Durasi 2 Menit Mario Dandy dan AG Tersebar
Faktanya, setelah ditelusuri lebih lanjut, video yang berdurasi 10 menit 4 detik itu sama sekali tidak membahas bahwa Anies Baswedan didepak Surya Paloh dari NasDem sebagai bakal capres.
Narator dalam video tersebut justru hanya membacakan artikel yang identik dengan artikel Populis.id berjudul "Heboh Video Anies Ogah Salaman dengan Warga, Langsung Disemprot: Aslinya Menjijikan!" yang dipublikasikan pada 27 Januari 2023 lalu.
Selain itu, isi video yang diunggah oleh akun Kabar Politik ini dari awal hingga akhir hanya berupa potongan-potongan video mengenai penilaian terhadap Anies Baswedan. Video sama sekali tidak membahas adanya narasi Anies didepak dari NasDem yang telah mengusungnya sebagai bakal calon presiden di Pilpres 2024.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, maka klaim yang menyebutkan Anies Baswedan didepak Surya Paloh dari NasDem adalah hoaks.
Narasi tersebut masuk dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Video Durasi 2 Menit Mario Dandy dan AG Tersebar
-
CEK FAKTA: Putri Ferdy Sambo Sampaikan Pesan hingga Presiden Jokowi Meneteskan Air Mata? Simak Penjelasannya
-
CEK FAKTA: Jenazah Ferdy Sambo Ditolak Warga, Pemakaman Ditunda?
-
CEK FAKTA: Ferry Irawan Bayar Orang untuk Balas Perbuatan Venna Melinda
-
CEK FAKTA: Bukan Rekayasa, Pernikahan Raffi Ahmad dan Mimi Bayuh Terbukti Nyata
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah